Trump, Putin dikabarkan akan segera bahas konflik Rusia-Ukraina

Konflik Rusia Ukraina

Trump, Putin dikabarkan akan segera bahas konflik Rusia-Ukraina

  • Senin, 13 Januari 2025 00:10 WIB
Trump, Putin dikabarkan akan segera bahas konflik Rusia-Ukraina
Arsip – Presiden AS Donald Trump (kanan) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Juni 2019. (ANTARA/Anadolu/py/pri)

Washington (ANTARA) – Presiden AS terpilih Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan akan mengadakan melakukan pembicaraan telepon dalam beberapa hari atau beberapa pekan ke depan.

Hal itu diungkapkan oleh Mike Waltz, Penasihat Keamanan Nasional yang ditunjuk oleh Trump, dalam wawancara dengan ABC pada Minggu (12/1).

Belum ada kepastian tentang kapan pembicaraan itu akan dilakukan, tetapi Waltz mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan.

“Jadi itu akan menjadi langkah yang akan kami ambil dan kami akan melanjutkannya dari sana,” kata dia.

“Dan salah satu hal yang akan kami bahas dengan Ukraina adalah masalah personel yang sangat serius.”

Menurut Waltz, Trump mengakui bahwa ide untuk merebut kembali wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia tidak realistis, dan pihak lain juga mulai memahami hal itu.

Waltz juga mengatakan bahwa gencatan senjata akan menjadi “langkah pertama yang sangat positif” bagi Rusia dan Ukraina, yang akan mengarah pada penyelesaian konflik lewat negosiasi.

“Semua orang tahu bahwa ini harus berakhir dengan cara diplomatik,” kata dia. “Cuma menurut saya, tidak realistis untuk mengatakan kita akan mengusir semua warga Rusia dari tanah Ukraina.”

“Bahkan soal Krimea, Presiden Trump telah mengakui fakta itu. Dan saya pikir ini adalah langkah besar ke depan bahwa seluruh dunia mengakui fakta itu,” kata Waltz.

Pada Juni 2024, Putin meminta sejumlah syarat untuk mengakhiri perang di Ukraina, termasuk penarikan pasukan Ukraina dari wilayah baru Rusia dan jaminan bahwa Ukraina akan membatalkan rencana untuk bergabung dengan NATO.

Putin juga menyebutkan pencabutan sanksi terhadap Rusia sebagai salah satu syaratnya.

Setelah pasukan Ukraina menyerang wilayah Kursk pada Agustus, Putin menyebut kemungkinan negosiasi sebagai hal yang mustahil.

Penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan bahwa usulan perdamaian Rusia belum dibatalkan, tetapi Rusia enggan bernegosiasi dengan Ukraina pada saat ini.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Ukraina tangkap dua tentara Korut yang berperang bersama Rusia
Baca juga: Kremlin: Dialog Putin-Trump memungkinkan dilakukan tanpa prasyarat

Penerjemah: Primayanti
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *