
Olimpiade Sains dan Matematika Asia di Banyuwangi diikuti 136 peserta
- Rabu, 13 November 2024 19:04 WIB

Presiden ASMOPSS, Munasprianto Ramli, menjelaskan bahwa ASMOPSS merupakan Olimpiade Sains dan Matematika bagi pelajar SD dan SMP tingkat Asia dan digelar setiap tahun oleh Yayasan Surya Institute yang didirikan oleh seorang fisikawan Indonesia dan pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI, yakni Profesor Yohanes Surya.
“Tujuan dari kompetisi ini untuk mendorong siswa mempelajari sains dan matematika sejak usia dini,” ujarnya dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu.
Selain itu, lanjut Munasprianto Ramli, juga untuk meningkatkan pengembangan hubungan internasional antarnegara di kawasan Asia dalam bidang pendidikan sekolah dasar terutama dalam sains dan matematika.
Para peserta tersebut mengikuti pembukaan yang berlangsung di Hotel El Royale, Banyuwangi, dan mereka tampil memperkenalkan diri lewat defile dari masing-masing negara.
Munasprianto mengapresiasi Pemkab Banyuwangi dan dipilih menjadi tuan rumah Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Asia, karena dinilai sebagai daerah yang memiliki concern yang tinggi pada peningkatan mutu pendidikan, khususnya sains dan matematika.
“Ada salah satu anak didik Banyuwangi hasil pembelajaran metode Smart Gasing yang cukup menonjol, namanya Felicia masih pelajar SD. Dia berhasil merebut kejuaraan di sejumlah lomba internasional, dia juga ikut tergabung dalam tim nasional pada olimpiade ini,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuwangi Sugirah menyampaikan terima kasihnya atas kepercayaan menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah penyelenggaraan ASMOPSS ke-14.
Menurutnya, olimpiade internasional ini akan menjadi inspirasi bagi anak-anak Banyuwangi untuk menjadi siswa yang memiliki kompetensi unggul.
“Mereka bisa beradu kompetisi dengan kontingen dari negara lain, semoga bisa saling termotivasi dan yang penting mereka bisa saling mengenal dan saling berbagi,” kata Sugirah.
Baca juga: Banyuwangi jadi tuan rumah Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Asia
Baca juga: ULM juara Olimpiade Anatomi empat tahun berturut-turut
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Penenun terakhir suku Osing jaga budaya lewat wastra
- 10 November 2024
Wamenhub cek kesiapan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
- 5 November 2024
BPBD Jatim tinjau pembangunan hunian relokasi banjir
- 5 November 2024