Basarnas terjunkan 20 personel pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Basarnas terjunkan 20 personel pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

  • Senin, 4 November 2024 13:05 WIB
Basarnas terjunkan 20 personel pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Sebanyak 20 personel Basarnas Maumere dikerahkan pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Minggu (3/11) malam di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA/HO-Kantor Basarnas Maumere)

Labuan Bajo (ANTARA) – Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Maumere menerjunkan sebanyak 20 personel pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Minggu (3/11) malam di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT).

 
“Gunung Api Lewotobi Laki-laki kembali erupsi sekitar pukul 00.05 Wita, erupsi tersebut mengeluarkan hujan material termasuk lava pijar, bongkahan bebatuan, hujan kerikil serta debu abu vulkanik dan 20 personel Rescuer Kantor Basarnas Maumere diberangkatkan pascakejadian erupsi tersebut,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Senin.

 

Ia menambahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan erupsi kali ini merupakan erupsi level IV yakni awas yang sebelumnya berada di level III.

 

“Dari pemantauan banyak masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi laki-laki terdampak erupsi bahkan beberapa masyarakat meninggal dunia, sehingga kami kerahkan personel menuju lokasi kejadian guna membantu proses evakuasi korban dan masyarakat,” ungkapnya.

 

 

Setelah tiba di lokasi, lanjut dia, Kantor Basarnas Maumere langsung melakukan koordinasi dengan Tim SAR gabungan Kabupaten Flores Timur.

 

“Perjalanan Tim ke lokasi tidaklah mudah karena terhalang debu vulkanik pascaerupsi serta beberapa pohon tumbang akibat erupsi dan sesampainya tim di lokasi pada pukul 11.00 Wita langsung dilakukan koordinasi dengan Tim SAR Gabungan Flores Timur guna pendataan jumlah korban yang meninggal sebanyak 10 orang dan akan difokuskan pada pencarian korban erupsi di bangunan reruntuhan,” katanya.

 

Ia juga menjelaskan terdapat sebanyak tiga kecamatan yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

 

Adapun wilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yakni Kecamatan Wulanggitang sebanyak enam desa di antaranya Desa Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, dan Boru Kedang.

 

Lebih lanjut Kecamatan Ile Bura sebanyak empat desa yakni Desa Dulipali, Nobo, Nurabelen dan Riang Rita serta Kecamatan Titehena sebanyak empat desa yakni Desa Konga, Kobasoma, Bokang Wolomatang, dan Watowara.

 

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, telah menetapkan status tanggap darurat pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada rumah dan gedung di daerah itu pada Minggu (3/11) malam.

Baca juga: BNPB buka posko aduan korban hilang erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Baca juga: 168 personel gabungan diterjunkan evakuasi warga erupsi Lewotobi
Baca juga: Korban tewas akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-laki jadi 10 orang

Pewarta: Gecio Viana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Perspektif yang tajam dan ajek dari para ahli di banyak bidang. Edisi Pekan Ini Gegeran Pangan Gegeran Pangan Mengungkap yang tersembunyi dengan perspektif, argumen, dan data yang solid. Indikator 25…

    Apa Itu Rafflesia Hasseltii? Bunga Langka yang Ditemukan di Sumsel

    Jakarta – Rafflesia hasseltii kembali menjadi sorotan setelah ditemukan mekar di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel). Temuan ini menarik perhatian karena jenis tersebut termasuk bunga langka yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *