Gunung Marapi alami peningkatan aktivitas sejak 7 Oktober 2024

Gunung Marapi alami peningkatan aktivitas sejak 7 Oktober 2024

  • Minggu, 27 Oktober 2024 17:06 WIB
Gunung Marapi alami peningkatan aktivitas sejak 7 Oktober 2024
Sejumlah warga melintas di area persawahan dengan latar Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ((ANTARA/Muhammad Zulfikar).)

PGA Gunung Marapi Bukittinggi mencatat beberapa kali erupsi Gunung Marapi, bahkan sejak Minggu pagi hingga sore PGA mencatat terjadi empat kali letusan.

Padang (ANTARA) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalami peningkatan sejak 7 Oktober 2024.

“Benar, sejak 7 Oktober 2024 terjadi peningkatan kegempaan vulkanik yang menandakan adanya peningkatan aktivitas Gunung Marapi,” kata petugas Pengamatan Gunung Marapi, Teguh di Bukittinggi, Minggu.

Dengan adanya peningkatan aktivitas tersebut PVMBG melalui Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Bukittinggi mencatat beberapa kali erupsi Gunung Marapi. Bahkan, sejak Minggu pagi hingga sore PGA mencatat terjadi empat kali letusan.

Letusan pertama terjadi pada pukul 07.00 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung api tersebut. Kolom abu akibat letusan teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27 milimeter dengan durasi sekitar 2 menit 11 detik.

Kemudian, PVMBG kembali mencatat letusan kedua pukul 07.36 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 800 meter di atas puncak gunung. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3,6 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 10 detik.

Letusan ketiga yang terjadi pukul 09.56 WIB memiliki tinggi kolom abu yang mencapai 2.000 meter. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ini lebih condong mengarah ke barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 1,8 milimeter dengan durasi mencapai 59 detik.

Terakhir, PVMBG mencatat gunung api yang kini berubah tipe dari freatik menjadi magmatik tersebut meletus pada pukul 16.01 WIB dengan tinggi kolom mencapai 800 meter. Erupsi keempat ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 1,6 milimeter dan durasi sementara sekitar 1 menit 2 detik.
Baca juga: PVMBG catat tiga kali erupsi Gunung Marapi pada Minggu pagi
Baca juga: Gunung Marapi Sumbar erupsi setinggi 1.000 meter diiringi dentuman
Baca juga: Pemerintah bangun 80 unit rumah korban lahar dingin gunung marapi

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Muhammad Yusuf
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *