InfoSAWIT, JAKARTA – Retaining Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), perusahaan perkebunan milik negara, telah membentuk kolaborasi strategis dengan Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat (Pusintel AD) dalam bidang keamanan dan penyelamatan areal yang dimiliki oleh PTPN Community.
Diungkapkan Direktur Hubungan Kelembagaan Retaining Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M. Arifin Firdaus, perusahaan tersebut memiliki luas lahan sekitar 1,2 juta hektar, di mana sekitar 81.000 hektar di antaranya telah digarap atau diokupasi oleh pihak eksternal. Ia menekankan bahwa tahun 2023 dan 2024 akan difokuskan untuk melakukan penyelamatan areal yang terokupasi oleh pihak eksternal.
“Pada tahun 2023 dan 2024, salah satu fokus utama PTPN adalah melakukan penyelamatan areal yang terokupasi oleh pihak eksternal,” ujarnya dalam keterangan tertulis diperoleh InfoSAWIT, pada Minggu (28/5/2023).
BACA JUGA: PTPN Retaining Nusantara Dukung Proyek Strategis Nasional Melalui Pembentukan Tiga Subholding
Lebih lanjut kata Arifin, dalam upaya untuk mengoptimalkan aset negara, mereka memberikan prioritas pada pendekatan persuasif dan humanis. Salah satu pendekatan tersebut adalah dengan memberikan insentif dan kemitraan kepada para penggarap yang secara sukarela mengembalikan lahan yang telah mereka garap.
“Namun, dalam pelaksanaan proses keamanan guna menjaga lingkungan yang kondusif, kami juga melakukan sinergi dengan pihak terkait, termasuk kepolisian dan TNI AD, khususnya dengan Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat,” kata Arif.
Sementara itu, Brigjen Yudha Medy, Komandan Pusintel AD, menyambut baik kolaborasi ini akan memastikan pengamanan dan penyelamatan areal milik PTPN Community tersebut. Yudha mengusulkan agar kedua belah pihak segera melakukan diskusi kelompok fokus (FGD) sebelum membuat perjanjian kerja sama antara PTPN III (Persero) dan TNI AD sebagai payung hukum atas sinergi tersebut.
BACA JUGA: PTPN III Terapkan 5 Strategi Dalam Mengelola Perkebunan Kelapa Sawit
“Tentunya kami juga akan memfasilitasi PTPN III (Persero) dalam proses audiensi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sebelum melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama ini,” ujarnya. (T2)
Dibaca : 353
Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InfoSAWIT – News Update”, caranya klik hyperlink InfoSAWIT-News Update, kemudian be half of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.
Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silakan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan records diri)