
Dua menteri hadiri peresmian RSUD Tarempa tipe C di Kabupaten Anambas
- Sabtu, 22 Maret 2025 23:16 WIB
- waktu baca 3 menit

Anambas yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, saat ini hanya memiliki sembilan puskesmas dan tiga rumah sakit tipe D
Tanjungpinang (ANTARA) – Dua Menteri yaitu Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menghadiri peresmian peningkatan status RSUD Tarempa tipe C di Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).
Peningkatan status RSUD Tarempa dari tipe D menjadi tipe C menunjukkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas dipastikan akan semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan digelarnya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan.
Baca juga: Puskesmas Cakung buka posko kesehatan bagi warga terdampak RDF Rorotan
“Kami santa mengapresiasi kehadiran kedua menteri Pak Budi dan Pratikno di Anambas, sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap pemerataan sektor kesehatan, khususnya pulau terluar Anambas,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya di RSUD Tarempa, Sabtu.
Gubernur Ansar menyampaikan bahwa peningkatan status RSUD Tarempa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah terluar Indonesia.
Dengan adanya peningkatan tipe Rumah Sakit Tarempa ini diharapkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat terwujud, di mana masyarakat dengan kasus-kasus serius yang perlu pengobatan dan perawatan tidak perlu lagi dilakukan rujukan keluar daerah.
Kepada kedua menteri, Ansar turut memaparkan geografis Kepri yang terdiri dari 2.408 pulau dengan 394 pulau berpenghuni dan 22 pulau terdepan memiliki tantangan tersendiri dalam pemerataan akses layanan kesehatan.
“Anambas yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, saat ini hanya memiliki sembilan puskesmas dan tiga rumah sakit tipe D,” ungkap Ansar.
Baca juga: Pemakaian sepatu hak tinggi berisiko pengaruhi tulang belakang
Selain itu, Gubernur Ansar juga menyoroti kendala yang dihadapi dalam pengembangan layanan kesehatan di Anambas, di antaranya kekurangan sumber daya manusia kesehatan (SDMK), lalu Keterbatasan sarana, prasarana, dan alat kesehatan, serta akses internet yang terbatas sehingga menghambat konektivitas, komunikasi, dan akses informasi kesehatan.
Saat ini, lanjut dia, RSUD Tarempa hanya memiliki satu dokter spesialis obstetri dan ginekologi serta satu dokter spesialis anak, sementara dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis bedah belum tersedia.
Begitu pula dengan dokter spesialis penunjang seperti radiologi, anestesi, dan patologi klinik yang juga belum tersedia.
“Peningkatan status ini merupakan bagian dari PHTC atau quick win Kemenkes yang bertujuan untuk pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” ujarnya.
Ansar turut menyampaikan Kepri, khususnya masyarakat Anambas sangat menyambut baik dan siap mendukung program PHTC sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat terhadap pelayanan kesehatan yang merata, bermutu, berkualitas, serta komprehensif, sehingga terwujud kesehatan yang optimal.
Acara peresmian RSUD Tarempa tipe C turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Anambas, DPRD, Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Baca juga: Kiat meningkatkan energi agar tidak lesu di pagi hari
Pewarta: Ogen
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rekomendasi lain
Cara cek kepesertaan BPJS Kesehatan menggunakan NIK
- 24 Juli 2024
Aplikasi IKD, manfaat dan cara daftarnya untuk urusan KTP
- 2 Agustus 2024
Cara cek pengumuman hasil kelulusan PPPK 2024
- 25 Desember 2024
Biaya perpanjangan SIM A, B, dan C
- 7 Agustus 2024
Daftar 15 gunung api yang populer di Indonesia
- 10 Juli 2024
Biaya membuat paspor
- 10 Juli 2024