
Kemenpar: Pariwisata Indonesia terbuka untuk bangsa mana pun
- Rabu, 19 Maret 2025 15:19 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa seluruh aktivitas pariwisata yang digelar di Indonesia dapat dinikmati secara terbuka untuk wisatawan yang datang dari negara mana pun.
“Indonesia terbuka dan kita tidak ada bilang (wisatawan dari negara) ini tidak boleh, itu tidak boleh, kecuali ada (urgensi) politik jadi kita welcome saja,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini usai menghadiri konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Menanggapi adanya peningkatan kunjungan wisatawan asal Korea Utara, Made menyatakan hal tersebut menjadi suatu kehormatan bagi pariwisata Indonesia dan menjadi menarik untuk diperhatikan.
Artinya, Indonesia dijadikan sebagai salah satu destinasi pilihan yang menarik untuk dikunjungi. Hal itu perlu dijadikan semangat untuk mendorong kualitas pariwisata Tanah Air jadi lebih baik dan industrinya harus terus berkembang.
Baca juga: Wamenpar: TMII siap hadapi peningkatan wisatawan selama libur Lebaran
Baca juga: Ramadhan, Masjid berusia 136 tahun di Banten ramai didatangi wisatawan
Dari peningkatan kunjungan tersebut, Made mengatakan bahwa berwisata sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat selain sandang, pangan, dan papan.
Maka dari itu Kementerian Pariwisata bersama mitra dan stakeholder terkait berusaha membuat program-program yang menarik dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, sehingga mereka akan mengeluarkan dana lebih besar dan meningkatkan pendapatan negara.
“Makanya kita harus inovatif sebagai kementerian bersama-sama dengan industri, kalau memang trennya berarti kita harus baca data setiap bulan, ini trennya, bagaimana kita harus (menyiapkan) mengantisipasinya,” ujar dia.
Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengeluarkan data Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara per bulan Menurut Kebangsaan (Kunjungan) 2024. Disebutkan bahwa dari total kumulatif sepanjang tahun 2024 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,9 juta atau meningkat sebesar 19,05 persen dari tahun sebelumnya.
Sayangnya, angka tersebut dianggap lebih rendah dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada pra-pandemi.
Dalam data tersebut, disebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan Korea Utara sepanjang tahun 2024 mencapai 278 jiwa. Angka tersebut naik dari total kunjungan di tahun 2023 yang hanya mencapai 12 kunjungan saja.
Lonjakan kunjungan wisatawan Korea Utara ke Indonesia sepanjang 2024 dapat terlihat dari jumlah kunjungan di bulan Juni yang mencapai 223 jiwa.
Baca juga: Kemenpar: Keberlanjutan destinasi pengaruhi pendapatan daerah ke depan
Baca juga: Menpar imbau pengelola destinasi patuhi aturan dan perizinan dasar
Baca juga: Menpar sebut pergerakan wisnus saat Lebaran capai 140 juta jiwa
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Korut tetap terbuka bagi wisatawan Amerika Serikat
- 4 Agustus 2017
Korut tangkap wisatawan AS
- 6 Juni 2014
Wisatawan Amerika dibebaskan Korea Utara
- 8 Desember 2013
Kemenpar prediksi Jakarta tetap ramai saat Lebaran
- Kemarin 00:10
Rekomendasi lain
Doa niat puasa qadha Ramadhan karena haid lengkap dengan artinya
- 17 Januari 2025
Cara menghitung skor SKD dan SKB berdasarkan bobot penilaian
- 15 Desember 2024
Daftar 98 pinjol resmi terdaftar OJK terbaru 2024
- 2 Oktober 2024
Khusnul Khotimah atau Husnul Khotimah, mana yang benar?
- 19 Agustus 2024
Kapan jadwal ujian SKD CPNS 2024?
- 29 September 2024
Profil Andi Sudirman Sulaiman cagub Sulawesi Selatan 2024
- 5 September 2024
Mau liburan ke Eropa? Ini cara dan biaya pengajuan Visa Schengen
- 25 Oktober 2024