
Menag peringati Nuzulul Quran di Masjid Sheikh Zayed Solo
- Rabu, 19 Maret 2025 00:08 WIB
- waktu baca 3 menit

Solo (ANTARA) – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Nazarudin Umar memperingati malam Nuzulul Quran di Masjid Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, Selasa.
Pada ceramahnya, Menag mengatakan Al Quran diturunkan dan dibumikan untuk melangitkan kembali manusia.
“Karena kita tahu manusia itu diciptakan di surga lalu jatuh ke bumi penderitaan ini, meninggalkan langit kebahagiaan dan Allah menciptakan manusia dengan cinta, lalu mengirimkan surat undangan agar kita pulang ke kampung halaman rohani kita di surga dalam bentuk Alquran,” katanya.
Oleh karena itu, kata dia, Al Quran adalah surat undangan menuju pangkuan Tuhan di surga.
“Sekaligus sebagai tiket untuk masuk ke dalam surga. Undangan Allah dalam bentuk barang siapa memahami dan mengamalkan undangan Allah pasti kita akan berjumpa dengan para kekasihnya yang lain di surga,” katanya.
Baca juga: Menag: Kemajuan teknologi ungkap kebenaran ilmiah Al Quran
Ia mengatakan Al Quran juga memberikan petunjuk sampai akhir zaman karena Al Quran adalah kitab suci terakhir yang Allah turunkan.
“Makanya pada malam ini kita peringati turunnya Al Quran,” katanya.
Ia mengatakan makin canggih ilmu pengetahuan makin tersingkap kebenaran Al Quran.
“Al Quran merupakan kitab suci yang tidak masuk akal ditinggalkan oleh pemeluknya. Tidak ada buku yang paling laris di dunia ini mengalahkan Al Quran.
Tidak ada penerbitan yang mampu mengalahkan oplah penjualan Al Quran di dunia, di Indonesia pun demikian,” katanya.
Bahkan, anak-anak muda di Eropa dan Amerika Serikat saat ini banyak yang mencintai Al Quran.
“Al Quran itu mampu memberikan kepuasan emosional dan intelektual masyarakat,” katanya.
Baca juga: Kemenag gelar penulisan Mushaf Nusantara peringati Nuzulul Quran
Sementara itu, selain peringatan Malam Nuzulul Quran, pada kesempatan yang sama juga dilakukan peringatan Haul Sheikh Zayed.
Beberapa tamu kehormatan hadir pada acara tersebut, salah satunya Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.
Selain itu, juga ada tamu kehormatan dari luar negeri, di antaranya Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salim Aldaheri, Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah, Duta Besar Bahrain untuk Republik Indonesia Ahmed Abdulla Alhajeri, Duta Besar Yordania untuk Republik Indonesia Sudqi Al Omoush.
Kemudian Duta Besar Republik Arab Suriah untuk Republik Indonesia Abdul Monem Annan, Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Republik Indonesia Armin Limo.
Ada pula Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia Ramil Rzayev dan Direktur Manajemen Proyek dan Program Yayasan Zayed untuk Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan Abdulaziz Al Zaidi.
Baca juga: Momentum Nuzulul Qur’an sebagai refleksi perbaikan ekonomi umat
Peringatan tersebut diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antarumat Muslim di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Aris Wasita
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Waisak Nasional 2025 digelar di Candi Borobudur
- 14 Maret 2025
Hanan Attaki: Umat Islam mesti jaga keberlanjutan SDA
- 13 Maret 2025
Rekomendasi lain
Rincian harta kekayaan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- 16 November 2024
Lirik lagu Lady Gaga dan Bruno Mars “Die With a Smile”
- 27 Agustus 2024
10 sungai terpanjang di dunia, sebagai keajaiban alam
- 21 September 2024
Lirik lagu “Nemen” oleh NDX AKA dan maknanya
- 9 September 2024
IKN: pengertian, lokasi, dan tujuan pembangunannya
- 13 Agustus 2024
Cara termudah download sound Mp3 di TikTok
- 4 Juli 2024
Daftar rute dan cara naik bus wisata Jakarta Explorer
- 21 Agustus 2024
Doa niat puasa qadha Ramadhan karena haid lengkap dengan artinya
- 17 Januari 2025
Ingin tinggal di Bali? Simak biaya hidupnya
- 10 Juli 2024