PRESIDEN Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan sejumlah pernyataan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pernyataan itu mulai dari gurauan reshuffle Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, penundaan pembangunan gedung baru, klaim keberhasilan pemerintah, hingga target swasembada daging 4 sampai 5 tahun ke depan.
Berikut poin-poin pernyataan Prabowo:
1. Prabowo Bergurau Ingin Reshuffle Zulkifli Hasan
Prabowo bergurau ingin mengganti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Zulkifli salah menyebutkan nama desa yang mereka kunjungi saat perjalanan dinas ke Kebumen, Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Mulanya, Prabowo ingin menyebutkan nama desa lokasi panen raya. Zulkifli berbisik kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu bahwa desa tersebut bernama Karangduwur.
Akan tetapi, masyarakat sontak berteriak, memberi tahu bahwa nama desa yang benar adalah Tegalretno. Prabowo pun mengundang salah satu warga ke podium untuk menyebutkan nama desanya secara benar melalui pengeras suara. “Desa Tegalretno, Kecamatan Petahanan,” kata laki-laki tersebut.
Presiden pun melontarkan candaan soal ingin mencopot Zulhas sapaan Zulkifli Hasan dari posisinya karena salah memberi informasi. “Waduh, ini Menko tadi salah. Salah nama. Perlu di-reshuffle enggak kira-kira?” kata Prabowo di hadapan warga, seperti disiarkan Sekretariat Presiden.
2. Prabowo Minta Tunda Pembangunan Gedung Baru
Prabowo meminta instansi pemerintah menunda pembangunan gedung-gedung baru. Ia menilai kantor baru yang tidak punya kebutuhan mendesak tak perlu buru-buru dibangun.
Bagi Prabowo, negara harus fokus menambah kekayaan masyarakat. Maka dari itu, dia berujar, kerja-kerja pemerintah harus produktif.
“Jadi maaf, kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor. Kantor itu, ya perlu. Tapi jangan ada kantor, enggak ada produktivitas,” kata Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan ini menyampaikan, negara harus bisa memberi nilai tambah ke masyarakat meski tanpa kantor-kantor yang megah. Prabowo mengatakan masyarakat lebih membutuhkan penghasilan dan pekerjaan. Maka dari itu, ia meminta jajarannya menunda pembangunan kantor baru jika tak mendesak.
3. Prabowo Klaim Pemerintah Catat Sejumlah Prestasi
Prabowo mengklaim telah mencatatkan sejumlah capaian sejak menjabat pada Oktober 2024, termasuk keberhasilan mencapai swasembada beberapa komoditas pangan. Dalam 19 bulan masa pemerintahannya, dia mengklaim sejumlah target mulai terealisasi. “Dalam 19 bulan, alhamdulillah banyak yang sudah kita capai,” ujarnya.
Prabowo mengatakan Indonesia kini telah mencapai swasembada beras dan jagung. Ia juga menilai kondisi produksi pangan nasional relatif aman.
Meski demikian, Prabowo mengakui swasembada belum tercapai untuk semua komoditas, terutama sumber protein hewani. “Protein kita, telur, ayam, dan daging, masih belum,” kata mantan Menteri Pertahanan itu.
4. Target Swasembada Daging
Prabowo menyatakan Indonesia berpeluang mencapai swasembada daging dalam beberapa tahun ke depan. Ia menargetkan capaian tersebut dapat terwujud dalam empat hingga lima tahun.
Menurut Prabowo, pemerintah saat ini tengah menggenjot berbagai upaya untuk memenuhi target tersebut. “Ini sedang kita kerjakan, mungkin empat, lima tahun lagi kita swasembada daging,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Prabowo menilai kondisi ketahanan pangan nasional relatif aman. Ia menyebut Indonesia telah berhasil mencapai swasembada untuk komoditas utama seperti beras dan jagung.
Namun, ia mengakui sejumlah sumber protein masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Meski demikian, mantan Menteri Pertahanan itu menyatakan optimistis Indonesia dapat mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kemandirian pangan dalam beberapa tahun mendatang.





