Prabowo Lepas Jabatan Ketua Umum PB IPSI

PRESIDEN Prabowo Subianto memutuskan melepas kursi kepemimpinan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk periode 2026-2030. Prabowo tercatat telah memimpin PB IPSI selama lima periode sejak 2004.

Kepala Negara menyampaikan keputusannya itu dalam pidato sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026. Prabowo berujar, dirinya sudah mengabdi di cabang olahraga pencak silat selama 34 tahun. “Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai ketua umum PB IPSI,” ucap Prabowo pada Sabtu siang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun alasannya tidak bersedia dicalonkan kembali untuk memegang jabatan ketua umum adalah kesibukannya sebagai presiden. “Saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua umum PB IPSI,” tutur Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan ini lantas meminta maaf karena tidak terlalu aktif di PB IPSI selama hampir tiga tahun terakhir. Meski begitu, dia menegaskan selalu mendukung organisasi tersebut. “Apalagi sekarang Presiden, saya kira pembinaan IPSI akan lebih dahsyat lagi,” ujar dia.

Dilansir Antara, PB IPSI sebelumnya menyebut mayoritas anggota federasi masih menginginkan Prabowo Subianto kembali memimpin sebagai ketua umum.

“Ya, kalau saya melihat mayoritas (anggota) masih menginginkan beliau (Prabowo Subianto kembali memimpin PB IPSI), tapi kita harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai RI 1,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI Bayu Syahjohan pada Jumat, 10 April 2026, sebagaimana diberitakan Antara.

Syahjohan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas PB IPSI itu menjelaskan bahwa dalam proses penjaringan telah muncul sejumlah nama yang mengajukan diri sebagai calon ketua umum.

Namun demikian, ia tidak menyebutkan nama-nama yang mengajukan diri sebagai calon ketua umum, selain memastikan jumlah pendaftar lebih dari satu orang. Syahjohan berujar, meski terdapat beberapa nama yang mendaftar, mayoritas pengurus provinsi dan perguruan besar berharap Prabowo Subianto kembali menjabat sebagai ketua umum.

Secara pribadi, ia juga masih menginginkan Prabowo kembali memimpin PB IPSI. Menurut dia, program besar federasi untuk meloloskan pencak silat agar dipertandingkan di olimpiade membutuhkan dukungan dan pengaruh Presiden yang dapat didengar oleh para pemangku kepentingan di tingkat internasional.

  • Related Posts

    Komnas HAM: Penyelesaian Rekomendasi Kasus Andrie Prioritas

    KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan telah menjadikan rekomendasi penyelidikan kasus percobaan pembunuhan berencana terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai prioritas yang akan segera dirampungkan. Komisioner Komnas HAM Saurlin…

    Kita memerlukan kesepakatan regional untuk Selat Hormuz

    Pengumuman gencatan senjata oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Selasa telah membawa sedikit manfaat bagi kawasan Teluk, para pelaut dan pasar energi. Iran telah setuju untuk membuka Selat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *