Siswa SMP Sragen Tewas di Toilet Sekolah Usai Duel, Pelaku Jadi Tersangka

Jakarta

Polres Sragen menetapkan satu tersangka dugaan perkelahian di SMP Negeri 2 Sumberlawang, Sragen yang menewaskan WAP (14) siswa kelas 8. Tersangka adalah teman satu angkatan korban, inisial DTP (14).

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengatakan WAP meninggal dunia usai berkelahi dengan pelaku di jam kosong. Ia mengatakan perkelahian dilakukan satu lawan satu.

“Profil pelaku anak inisial DTP merupakan teman seangkatan dengan korban, sama-sama sekolah di SMPN 2 Sumberlawang, namun beda kelas. Penetapan tersangka dilakukan kemarin,” katanya di Mapolres Sragen, dilansir detikJateng, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dewiana mengatakan, perkelahian terjadi karena adanya saling ejek antara korban dan pelaku. Dari ejekan itu, lalu berubah saling menantang hingga terjadi duel atau perkelahian.

“Bahwa motif kejadian tersebut karena adanya saling ejekan spontan antara pelaku anak dengan korban anak yang seketika saat itu berubah saling menantang. Pelaku yang memulai lalu dibalas oleh korban,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perkelahian dilakukan dengan menggunakan tangan kosong. Selain itu perkelahian dilakukan satu lawan satu.

“Pelaku melakukan kekerasan kepada korban menggunakan tangan, pelaku anak inisial DTP melakukan kekerasan kepada korban dengan tangan kosong melalui interaksi fisik dengan menggunakan tangan (memukul) dan dengan menggunakan kaki (menendang),” bebernya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(rdp/idh)

  • Related Posts

    Kota Semarang Siap Jadi Pusat Diskusi Nasional Praktik Baik MBG

    INFO TEMPO – Kota Semarang siap menjadi pusat diskusi nasional melalui acara “Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG)” pada 28-30 April 2026 mendatang. Bertempat di Hotel Gumaya, kegiatan…

    Longsor Timbun Warga dan Jalan Cadas Pengeran di Sumedang

    PERISTIWA longsor di Kabupaten Sumedang sempat menutup Jalan Raya Cadas Pangeran dan menimbun rumah warga pada Rabu, petang 8 April 2026. Menurut Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *