PRESIDEN Prabowo Subianto kembali menyinggung aksi Indonesia Gelap. Kali ini, Prabowo menuding mata dan hati kelompok yang menggaungkan narasi ketidakpuasan terhadap kondisi Indonesia itu “kurang bagus”.
Kepala Negara menyatakan ini dalam acara peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 April 2026. “Yang bilang (Indonesia) tidak cerah, yang bilang Indonesia gelap, mungkin matanya yang kurang bagus, ya. Matanya dan hatinya. Ya, kita mau diapain, orang kalau hatinya tidak tulus, matanya buram, ya, Indonesia gelap,” ucap Prabowo dikutip dari siaran yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 9 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan, masa depan Indonesia cerah. Bahkan, kata dia, ke depannya Indonesia akan semakin kuat dan berdaya. “Pertumbuhan kita baik. Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia. Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant, we are rising,” ujarnya.
Ini bukan kali pertama maupun kedua Presiden Prabowo menyindir narasi Indonesia Gelap. Kemarin, Prabowo mengatakan dirinya tidak percaya bahwa kondisi Indonesia saat ini gelap.
Ia mengutarakan hal ini dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. Kepada para pembantu di kabinetnya itu, Prabowo menyampaikan optimismenya perihal masa depan Indonesia di tengah situasi global yang bergejolak. “Indonesia gelap tidak ada, Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” ujar Prabowo pada Rabu.
Jika ditelusuri lebih jauh, kampanye “Indonesia Gelap” pertama kali mencuat pada awal 2025. Narasi ini digaungkan sebagai slogan untuk mengkritik pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Pada Februari 2025, Indonesia Gelap dijadikan tema demonstrasi menuntut pertanggungjawaban atas sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. Tagar Indonesia Gelap juga marak digunakan di media sosial.
Prabowo pun tercatat beberapa kali menyinggung Indonesia Gelap. Salah satunya pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia atau PSI di Solo, Jawa Tengah, pada Juli 2025. Hari itu, Prabowo menuduh massa untuk demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ hingga ‘Kabur Aja Dulu’ dibayar oleh koruptor.
Para koruptor, kata Prabowo, ingin Indonesia terus gaduh. “Mereka ingin Indonesia selalu gaduh, Indonesia selalu miskin. Ya, koruptor-koruptor itu yang biayai demo-demo itu, Indonesia gelap,” ucap Prabowo dalam sambutannya di Kongres PSI di Jawa Tengah, Ahad, 20 Juli 2025.






