Jakarta –
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Kehadiran Tito didampingi tiga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), yakni Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus. Selain itu, hadir seluruh pejabat eselon I di lingkungan Kemendagri.
Dalam taklimatnya, Prabowo mengapresiasi capaian pemerintah dalam menjaga dan mengendalikan arah pembangunan nasional, khususnya di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tutur Prabowo, dikutip Kamis (9/4/2026).
Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah mampu mengendalikan arah pembangunan nasional dan melewati berbagai tantangan global dengan baik.
Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, pemerintah dinilai berhasil menunjukkan kinerja baik dalam melaksanakan program dan kebijakan untuk kepentingan bangsa.
“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko, dan telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan meskipun dunia tengah menghadapi berbagai krisis, kondisi Indonesia relatif tetap stabil.
“Saya telah mempelajari angka-angka dan laporan dari para menteri. Ternyata kondisi kita cukup aman,” kata Kepala Negara.
“Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya,” sambungnya.
Rapat kerja ini menjadi penegasan seluruh jajaran pemerintahan harus terus memperkuat sinergi, meningkatkan kecepatan eksekusi, serta memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Sebagai informasi, rapat turut tersebut dihadiri oleh anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat eselon I kementerian/lembaga, serta para direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Forum ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan konsolidasi pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.
(hnu/ega)






