Kata Sekda Jawa Timur soal Efektivitas WFH pada Hari Rabu

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerapkan Work From Home (WFH) pada hari Rabu sejak 1 April 2026 untuk menghemat energi. Penerapan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim ini berbeda dengan kementerian pusat dan pemerintah daerah lainnya yang menerapkan di hari Jumat.

Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan bahwa ide WFH hari Rabu berasal dari dia dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Menurut Adhy, WFH hari Rabu lebih efektif ketimbang Jumat untuk penghematan energi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kalau WFH Jumat ya enggak ada bedanya dengan long weekend. Ini artinya memindahkan pemborosan BBM dari kantor ke rumah,” ujar Adhy pada Kamis 9 April 2026.

Adhy mengatakan bahwa keputusan ini memang tidak sinkron dengan pemerintah pusat yang menerapkan WFH pada hari Jumat. Namun, Pemprov Jatim tetap menugaskan ASN pada hari Rabu jika memang diperlukan.

“Misal ada kunjungan kementerian, kami tetap menugaskan ASN untuk hadir langsung,” papar eks penjabat Gubernur Jatim ini.

Tak hanya itu, dia berpikir bahwa Rabu adalah hari efektif untuk jeda istirahat dari mobilitas tinggi. Sebab, Rabu berada di tengah dalam satu minggu.

Ia juga mengimbau agar ASN mulai menggunakan transportasi umum untuk mobilitas ke kantor. Serta mengurangi jumlah rombongan ketika ada acara.

Sejauh ini, Adhy menilai kebijakan ini cukup efektif. “Saya kemarin lihat memang sepi. Semua juga bekerja dengan zoom meeting kecuali ada peresmian,” katanya.

Adhy mengatakan bahwa Pemprov Jatim berkenan menyesuaikan jika ada instruksi khusus untuk mengganti hari untuk WFH. Namun, ide untuk Rabu masih dipandang lebih efektif.

Aturan WFH juga direspon positif oleh ASN Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim, Aditya Wahyu. Menurut Adit, aturan WFH pada hari Rabu juga sangat efektif karena tidak dekat dengan akhir pekan. Hal ini juga bisa mencegah ASN yang ingin berlibur panjang.

Selain itu, Adit menuturkan bahwa Dispora Jatim juga memberi tugas tambahan bagi pegawainya untuk mengisi formulir output WFH. Bahkan, ada kepala tim kerja yang selalu memantau jalannya WFH di Dispora Jatim.

“Kalau ada yang terlihat nganggur, kerjaannya pasti ditambah,” ucap Adit.

  • Related Posts

    AS memimpin penurunan bantuan luar negeri 'bersejarah' pada tahun 2025 di tengah pemotongan Trump: OECD

    Washington, DC – Data awal dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menemukan bahwa bantuan pembangunan internasional dari anggotanya turun sekitar 23 persen dari tahun 2024 hingga 2025.…

    Skala kehancuran Beirut terungkap setelah gelombang serangan Israel

    Umpan Berita Kerusakan akibat serangan dahsyat Israel di Beirut pada hari Selasa kini menjadi fokus setelah asap telah hilang, menampilkan tumpukan puing dan bangunan yang terbakar. Justin Salhani dari Al…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *