Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Tersangka Kasus Andrie Yunus Jumat Besok

Jakarta

Komnas HAM meminta akses ke TNI untuk bisa melakukan pemeriksaan empat prajurit yang menjadi tersangka kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Komnas HAM berharap bisa melakukan pemeriksaan pekan ini.

“Jadi ketika kami minta keterangan dari Pihak TNI minggu lalu hari Rabu itukan kita salah satu yang kita minta agar proses penyidikan di Puspom itu berjalan transparan. Itukan kita minta tiga hal, salah satunya adalah Komnas HAM diberi akses untuk bertemu dengan 4 orang pelaku. Itu yang masih kita koordinasikan, kita mintanya sih Jumat besok. Tapi kita tunggu persetujuan dari pihak Puspom,” ujar Komisioner Komnas HAM, Pramono Ubaid, dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan Puspom TNI telah menyampaikan komitmennya untuk proses penyidikan dan persidangan berlangsung transparan dan akuntabel. Komnas HAM, lanjut Pramono, turun mendorong transparansi itu ke pihak TNI.

“Termasuk salah satunya memberi akses Komnas HAM untuk bertemu dengan empat orang,” ucapnya.

Adapun Komisioner Komnas HAM Saurlin P Siagian mengungkap hasil pendalaman terkait 12 orang yang mengaku mendapat ancaman setelah kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Dia mengatakan sudah 90 persen data dirampungkan.

“Sedikit lagi akan kami sampaikan ke publik terkait 12 orang itu, kita kan ada namanya SOP, berbasis itu kita melakukan pendalaman terhadap 12 orang ini. Kita sudah mendapatkan hampir keseluruhan, tak lama lagi menyampaikan ke publik seperti apa status, surat keterangan pembelaan HAM kepada 12 orang,” jelasnya.

Saurlin juga mengungkap indikasi ancaman yang didapat 12 orang itu. Dia mengungkap ancaman yang didapat dari sosial media.

“Indikasi yang kami dapatkan ancaman melalui sosmed dan adanya nomor-nomor pihak-pihak yang tak dikenal menghubungi para calon pembela HAM yang kami analisis itu,” ucapnya.

(dcom/dcom)

  • Related Posts

    'Mengapa anak saya?': Taiz di Yaman bersumpah atas pembunuhan remaja yang dilakukan penembakan jitu

    Taiz, Yaman – “Mengapa mereka membunuh anak saya, sumber kekuatan saya?” Ummu Ibrahim bertanya ketika dia duduk di rumah seorang kerabat, bersumpah atas kehilangan anak yang berusia 14 tahun, Ibrahim.…

    Prabowo Evaluasi Tambang Ilegal: Kepentingan Konco-Keluarga Nomor Belakang

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera mengevaluasi dan menindak tegas praktik tambang ilegal. Prabowo menegaskan tak ada kepentingan kelompok…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *