Jakarta –
Indikator Politik Indonesia menyampaikan hasil survei kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Ada 77,6 persen pemudik yang menyatakan puas dengan rekayasa lalu lintas one way dan contraflow dalam mengatur arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Survei ini digelar lewat wawancara tatap muka pada periode 29 Maret hingga 4 April 2026 dengan 1.200 orang menjadi responden. Metode survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei Indikator membagi dua kategori dalam melihat tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Kategori pertama, survei dilakukan kepada semua responden baik yang tidak melaksanakan mudik dan kategori kedua kepada responden yang melaksanakan mudik tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Rizka Halida mengatakan pihaknya bertanya kepada responden pemudik terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap fasilitas dan layanan mudik Lebaran tahun ini. Total ada 77,6 persen pemudik yang menyatakan puas terhadap rekayasa lalu lintas di ruas jalan tol, baik one way dan contraflow.
Selain itu, ada 84 persen pemudik yang juga menyatakan puas terhadap penyediaan posko pelayanan dari Polri. Para pemudik menilai posko Polri itu bukan hanya untuk pengamanan dan pusat informasi, melainkan juga memberikan layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik dan balik.
“Kita tanyakan kepuasan mereka (pemudik) terhadap berbagai fasilitas dan layanan dan ini yang paling tinggi kepuasannya adalah penyediaan posko dari Polri untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus memberikan layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik,” kata Rizka dalam jumpa pers hasil survei Evaluasi Publik terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026, Selasa (7/4/2026).
Survei Indikator juga menunjukkan 81,7 persen pemudik dengan layanan ketersediaan bahan bakar. Sementara itu, 76,1 persen pemudik menyatakan puas terhadap pengaturan lalu lintas di jalan selain jalan tol dan 74,,4 persen pemudik yang puas terhadap kondisi jalan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
“Jadi secara umum masyarakat, khususnya pemudik ini, cenderung puas terhadap berbagai layanan dan fasilitas mudik Lebaran kemarin,” terang Rizka.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di GT Kalikangkung, Semarang. Dia membagikan bingkisan kepada para pemudik. (dok Polri)
Berikut rincian tingkat kepuasan pemudik terhadap fasilitas dan layanan mudik Lebaran 2026:
Penyediaan posko dari Polri untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus memberikan layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik dan balik
Sangat Puas: 14 persen
Cukup Puas: 70 persen
Kurang Puas: 11 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 0 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 5 persen
Ketersedian Bahan Bakar
Sangat Puas: 9 persen
Cukup Puas: 73 persen
Kurang Puas: 14 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 3 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 1 persen
Angkutan Umum
Sangat Puas: 10 persen
Cukup Puas: 70 persen
Kurang Puas: 9 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 1 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 10 persen
Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Jalan Tol (One Way dan Contra Flow)
Sangat Puas: 9 persen
Cukup Puas: 68 persen
Kurang Puas: 9 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 0 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 12 persen
Pengaturan Lalu Lintas di Jalan Selain Jalan Tol
Sangat Puas: 11 persen
Cukup Puas: 66 persen
Kurang Puas: 12 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 3 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 9 persen
Kondisi Jalan
Sangat Puas: 10 persen
Cukup Puas: 65 persen
Kurang Puas: 21 persen
Tidak Puas Sama Sekali: 5 persen
Tidak Tahu/Tidak Tanya: 0 persen
(ygs/hri)





