Jakarta –
Seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (30) menjadi korban begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus), hingga motor dan ponselnya raib. Korban mengalami sejumlah luka akibat dikeroyok gerombolan begal.
“Mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan,” kata Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko, kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Pihak kepolisian sudah melakukan visum terhadap korban di RS Tarakan. Korban masih dirawat akibat dianiaya para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dari keterangan pihak RS, ada kemungkinan dirawat karena luka yang diderita, selanjutnya korban segera diberikan pengobatan dan perawatan oleh pihak RS,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini Polsek Metro Gambir masih melakukan serangkaian pendalaman, termasuk memburu para pelaku.
Korban Dikeroyok
Aksi pembegalan itu viral di media sosial (medsos) seperti dilihat detikcom, Selasa (7/4). Dari video yang beredar tampak korban dipepet oleh beberapa orang pelaku hingga dipukuli.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/4). Korban yang saat itu baru pulang dari rumah temannya dipepet para pelaku lalu dipukuli hingga dikepruk batu berujung motornya dibawa kabur.
“Bahwa yang bersangkutan pada saat pulang dari rumah teman dan lewat TKP, korban dipepet oleh pelaku cs. Lalu pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku,” kata Iptu Heri.
Korban mengalami sejumlah luka akibat dipukuli oleh para pelaku. Pihak kepolisian juga sudah melakukan visum terhadap korban di RS Tarakan.
“Korban mengalami luka di kepala, lecet dimuka dan pergelangan tangan. Dari keterangan pihak RS ada kemungkinan dirawat karena luka yang diderita, selanjutnya korban segera diberikan pengobatan dan perawatan oleh pihak RS,” jelasnya.
(wnv/jbr)





