Ledakan Dahsyat di Sidoarjo Tewaskan 1 Orang, Polisi Ungkap Pemicunya

Sidoarjo

Ledakan keras terjadi akibat aktivitas pengelasan besi di PT Great Wall Steel (GWS) di Janti, Waru menyebabkan 2 orang dilarikan di rumah sakit (RS). Salah satu korban tutup usia akibat ledakan itu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing menyebutkan peristiwa itu terjadi saat pemotongan besi dengan las blender dilakukan oleh 3 orang.

“Pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender ada terjadi ledakan dari besi. Kemudian satu korban juga atas nama inisial R terkonfirmasi meninggal,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, dilansir detikJatim, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tobing mengatakan proses olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi penyelidikan kasus dugaan kecelakaan kerja ini masih dilakukan. Sejumlah rumah warga dilaporkan terkena dampak pecahan besi hingga mengalami kerusakan.

“Polresta bersama polsek juga dari tim Jibom ada di lokasi olah TKP sambil kita menentukan penyebab terjadinya suara ledakan,” katanya.

Sebelumnya, ledakan dahsyat menggegerkan warga di perbatasan Sidoarjo-Surabaya yang berasal dari pabrik PT Great Wall Steel atau PT GWS di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Akibat ledakan itu ada 2 orang dilarikan ke rumah sakit yang diduga menjadi korban ledakan saat melakukan aktivitas pemotongan besi dengan mesin las blender.

Simak selengkapnya di sini.

(jbr/isa)

  • Related Posts

    Komisi I DPR Ungkap Pembahasan Panja Aset TNI, Singgung Sengketa Lahan

    Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengungkap Pembahasan panitia kerja (Panja) Aset TNI. Ia menyinggung soal keberadaan lahan yang seringkali menjadi perdebatan antara TNI dengan masyarakat di…

    Janji Wakil Presiden Gibran ke Guru PPPK di Kupang

    KEPALA Sekolah Dasar Inpres Kaniti, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Yuliana Nenabu, meminta pemerintah tidak memecat 10 guru di sekolahnya yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Yuliana meminta karena Pemerintah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *