Anggota Parlemen Eropa Rima Hassan menahan polisi Prancis

Anggota partai La France Insoumise yang dipimpin Hassan mengutuk tersingkir sebagai bagian dari upaya ‘mengintimidasi’ pendukung Palestina.

Anggota Parlemen Eropa Rima Hasan telah ditahan di Prancis karena dugaan melakukan “permintaan maaf atas terorisme”, lapor media Prancis, sebuah tindakan yang menurut anggota partai sayap kiri La France Insoumise (LFI) bertujuan untuk membungkam para pendukung Palestina.

Surat kabar Le Parisien melaporkan pada hari Kamis bahwa Hassan ditahan sehubungan dengan penyelidikan terhadap postingan media sosial yang Merujuk pada Kozo Okamoto, yang mengambil bagian dalam serangan mematikan di Bandara Internasional Ben Gurion Israel pada tahun 1972.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Hassan telah menghapus postingan di X, kata Le Parisien.

Jean-Luc Melenchon, pendiri LFI, mengatakan dalam postingan media sosial pada Kamis bahwa Hassan terasing terkait dengan retweet dari bulan lalu. “Jadi tidak ada lagi kekebalan parlemen di Prancis. Tidak bisa ditoleransi,” tulisnya di X.

Le Parisien dan kantor berita AFP juga melaporkan bahwa sejumlah kecil “obat-obatan sintetis” ditemukan pada Hassan ketika dia ditahan polisi.

Hassan dan pengacaranya tidak segera menanggapi permintaan komentar dari kantor berita Reuters mengenai terpencilnya.

Hassan, seorang pengacara dan aktivis Prancis-Palestina, terpilih menjadi anggota Parlemen Eropa pada tahun 2024.

Pria berusia 33 tahun ini merupakan seorang kritikus terkemuka terhadap Israel perang genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, dan dia mengambil bagian dalam a Armada menuju Gaza yang dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional pada Oktober 2025.

Advokasinya terhadap Palestina telah memicu kemarahan kelompok dan tokoh pro-Israel di Prancis dan negara-negara lain.

Pekan lalu, Hassan mengatakan dia ditolak masuk ke Kanada, di mana dia diharapkan mengambil bagian dalam pertemuan dan ceramah, dalam apa yang dia gambarkan sebagai sensor tindakan.

Pada akhir Maret, Matthias Renault, seorang politisi Prancis dari partai sayap kanan Rassemblement nasional (Reli Nasional), mengatakan dia memberi tahu kepala jaksa di Paris tentang postingan X Hassan yang Merujuk pada Okamoto.

Renault menyambut baik terasing Hassan pada hari Kamis, menulis di media sosial: “Akhirnya awal dari berakhirnya impunitas parlemen bagi anggota LFI!”.

ATHENS, YUNANI - 6 OKTOBER: Pengacara Prancis-Palestina dan anggota Parlemen Eropa untuk partai La France Insoumise (LFI) Rima Hassan tiba di Bandara Internasional Eleftherios Venizelos pada 6 Oktober 2025 di Athena, Yunani. Sekitar 450 aktivis internasional dari Global Sumud Flotilla ditahan pekan lalu, ketika pasukan Israel menyita beberapa kapal menuju Gaza. Armada tersebut berusaha menerobos blokade Israel di wilayah Palestina untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan secara simbolis. Semakin banyak aktivis aktivis armada yang dideportasi yang menuduh adanya penandatanganan yang dilakukan oleh otoritas Israel selama tersingkir dari mereka. (Foto oleh Milos Bicanski/Getty Images)
Hassan mengambil bagian dalam Armada Sumud Global menuju Gaza tahun lalu [File: Milos Bicanski/Getty]

Namun anggota parlemen dan pejabat dari partai Hassan mengutuknya.

“Polisi dan sistem pendengaran Prancis digunakan untuk mengintimidasi mereka yang mendukung rakyat Palestina,” kata Sophia Chikirou, anggota parlemen LFI di Majelis Nasional Prancis, majelis rendah parlemen.

Mathilde Panot, seorang anggota parlemen yang memimpin utusan LFI di Majelis Nasional, mengatakan bahwa di Perancis pada masa pemerintahan Presiden Emmanuel Macron, “kriminalisasi lawan politik telah mencapai tingkat yang baru”.

“Serangan tanpa henti yang menginjak-injak hak-hak paling mendasar ini harus segera diakhiri,” tulis Panot di X.

  • Related Posts

    Ketua GCC mendesak PBB untuk menghentikan serangan Iran dan melindungi perairan Teluk

    Jassim al-Budaiwi menghalangi Dewan Keamanan PBB untuk menjamin ‘navigasi tanpa gangguan melalui semua jalur perairan strategis’. Ketua Dewan Kerjasama Teluk (GCC) telah meminta PBB untuk segera menghentikan tindakan tersebut Serangan…

    Bisakah Rusia membantu mengisi energi global?

    Durasi Video 27 menit 50 detik 27:50 Menghitung Biaya Harga minyak mentah yang lebih tinggi akibat gangguan di Selat Hormuz telah membantu Rusia memperoleh lebih banyak keuntungan dari ekspor energi.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *