MPR Terapkan 4 Hari Kerja, Lampu Dimatikan Mulai Pukul 18.00

Jakarta

Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menegaskan Sekretariat Jenderal MPR mulai memberlakukan pembatasan jam kerja sejak Senin (30/3). Kebijakan ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran di tengah kenaikan harga bahan bakar dan dampak konflik di Timur Tengah.

“Jam kerja diharapkan selesai pukul 17.00 WIB karena pada pukul 18.00 WIB sebagian lampu penerangan akan dimatikan,” ungkap Siti Fauziah, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

Sekretariat Jenderal MPR, Siti Fauziah atau sapaan akrab Titi juga akan menerapkan sistem empat hari kerja. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua MPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari Jumat diberlakukan WFH dan WFA, masing masing bagian akan diberlakukan sistem piket oleh dua orang, agar kerja pimpinan dan anggota MPR tetap berjalan sebagaimana lazimnya.

“Meskipun ada WFA dan WFH, setiap pegawai harus masuk bila dibutuhkan. Untuk itu akan diberlakukan sangsi kepada pegawai yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik,” lanjutnya.

Tidak itu saja, program kerja yang tidak terkait dengan pimpinan dan anggota MPR akan dibekukan, hingga waktu yang belum ditentukan.

“Jadi semua itu kita lakukan efisiensi tetapi tidak mengganggu efektivitas dari kinerja, pimpinan, anggota dan sekretariat jenderal MPR,” kata Siti Fauziah.

(akn/ega)

  • Related Posts

    Para pejabat Iran 'menertawakan' klaim Trump bahwa Iran menginginkan gencatan senjata

    Umpan Berita Seorang pejabat senior Iran tertawa menanggapi klaim Presiden AS Donald Trump bahwa presiden Iran telah meminta gencatan senjata. Ali Hashem dari Al Jazeera mengatakan komentar Trump muncul sehari…

    Industri teh Kenya mengalami krisis yang disebabkan oleh perang AS-Israel melawan Iran

    Industri teh Kenya mengalami krisis yang disebabkan oleh perang AS-Israel melawan Iran Umpan Berita Petani teh di Kenya menghadapi krisis setelah perang AS-Israel melawan Iran yang mengganggu jalur ekspor utama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *