MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta negara memberikan penghargaan terbaik kepada prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Libanon. JK, begitu Jusuf Kalla kerap disapa, juga mengingatkan agar pemerintah menjamin kesejahteraan keluarga korban.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Agar pemerintah juga memberikan jaminan kepada keluarga yang ditinggalkan karena mereka itu gugur saat melaksanakan tugas nasional dan internasional atas nama PBB,” kata JK melalui akun Instagram @jusufkalla yang diunggah pada Selasa, 31 Maret 2026.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya prajurit TNI dalam serangan Israel ke Libanon tersebut. JK mengatakan Israel memang tidak pernah membeda-bedakan target serangan. “Apakah tugasnya perdamaian atau apa pun, Israel akan menewaskan atau melawan semua itu,” ucap JK.
Juru runding perdamaian Aceh itu lantas meminta Indonesia berhati-hati dan bersikap tegas kepada Israel. “Karena itu kita harus hati-hati. Kita harus tegas menghadapi Israel dan Indonesia harus dalam posisi itu,” tuturnya.
Pertempuran antara militer Israel dengan kelompok bersenjata di Libanon Selatan telah menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas di misi UNIFIL pada penghujung Maret ini. Pada 29 Maret, satu prajurit TNI gugur dan tiga lainnya mengalami luka ringan hingga berat. Prajurit TNI yang gugur ialah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, anggota Batalion Infanteri 113/Jaya Sakti.
Sehari kemudian, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi adanya dua prajurit TNI yang gugur akibat eskalasi di Libanon. Kedua prajurit militer yang tewas pada Senin, 30 Maret itu tengah menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL. Keduanya adalah Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
“Dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua lainnya mengalami luka berat,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.






