SEBANYAK 178.981 siswa dinyatakan lolos seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) 2026. Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Eduart Wolok mengatakan dari jumlah itu, sebanyak 155.543 diterima di perguruan tinggi negeri akademik. “Sementara 23.438 siswa diterima di PTN vokasi,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dia menjelaskan daya tampung SNBP 2026 minimal 20 persen dari kuota mahasiswa setiap perguruan tinggi. Tahun ini, sebanyak 76 PTN akademik, 44 PTN vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mengikuti SNBP.
Pendaftar SNBP 2026 di PTN akademik terdiri dari 774.116 siswa dengan daya tampung 162.116. Rinciannya, pendaftar pilihan 1 sebanyak 760.486 orang dan pilihan 2 sebanyak 595.336 pendaftar.
Dari 774.116 pendaftar SNBP, 155.543 orang diterima di PTN Akademik. Pendaftar pilihan 1 berjumlah 142.212 siswa dan pilihan 2 berjumlah 13.331 orang.
Daya tampung di PTN vokasi yakni 26.929 peserta. Yang diterima hanya 23.438 orang dari jumlah pendaftar sebanyak 77.256.
“Pendaftar yang memilih pilihan 1 sebanyak 45.756 dengan nominal yang diterima sebanyak 19.381 siswa. Siswa yang memilih pilihan 2 di PTN vokasi terdiri dari 58.398 dengan jumlah yang diterima sebanyak 4.057 pendaftar,” kata dia.
Adapun pada SNBP 2025, sebanyak 173.028 dari total 776.515 peserta dinyatakan lolos seleksi. SNBP merupakan salah satu jalur seleksi nasional yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi tanpa melalui tes tertulis.
Jalur ini melihat nilai rapor serta prestasi akademik maupun nonakademik selama masa sekolah. Pendaftaran SNBP sudah dimulai sejak 3 sampai 18 Februari 2026.





