Apa yang bisa dilakukan negara-negara untuk mengatasi kekurangan energi yang sedang terjadi?

Konflik di Timur Tengah telah memutus 20 persen pasokan bahan bakar dunia. Negara-negara berebut mencari alternatif.

Gangguan di Selat Hormuz telah memutus akses terhadap seperlima pasokan minyak dan gas dunia, menyebabkan banyak negara berjuang mencari alternatif lain.

Lalu apa yang bisa mereka andalkan untuk menutupi kekurangan tersebut dalam waktu cepat?

Banyak negara Asia beralih ke batu bara, membuka kembali pabrik-pabrik yang tutup dan memperluas produksi.

Para pembuat kebijakan mengatakan kebutuhan energi yang mendesak akan menggantikan permasalahan lingkungan.

Negara lain berharap untuk beralih ke energi terbarukan. Tenaga surya kini menjadi bentuk listrik termurah di banyak belahan dunia. Namun energi terbarukan, terutama tenaga angin, mendapat persetujuan dari pemerintah Trump.

  • Related Posts

    'Iran tidak menganggap rencana 15 poin Trump sebagai awal diplomasi'

    ‘Iran tidak menganggap rencana 15 poin Trump sebagai awal jalur diplomatik’ Yg bisa disebut Alex Vatanka dari Institut Timur Tengah membahas bagaimana diplomasi AS dan Iran untuk mengakhiri perang setelah…

    Unpad Terima 2.407 Mahasiswa Baru S1 dari SNBP 2026

    UNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) menerima 2.407 mahasiswa baru S1 atau jenjang sarjana dari hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Rektor Unpad Arief S. Kartasasmita mengucapkan selamat kepada para calon mahasiswa baru…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *