Kemenhaj: Kesiapan Haji 2026 Sudah 95 Persen

WAKIL Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah mencapai 95 persen. Ia mengatakan pemerintah akan mulai memberangkatkan kloter pertama pada 22 April 2026.

Menurut Dahnil, kementerian juga menyiapkan berbagai skenario mitigasi jika eskalasi konflik di Timur Tengah berdampak terhadap keselamatan jemaah. Keselamatan jamaah haji diklaim sebagai yang pertama dan utama. “Kesiapan sudah 95 persen, tanggal 22 April 2026 keberangkatan kloter pertama,” kata dia, dihubungi, Kamis, 26 Maret 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dahnil menjelaskan, tahap keberangkatan jemaah akan melibatkan lebih dari 500 kelompok terbang dari seluruh Indonesia. Setiap kloter rata-rata diisi 350 hingga 400 jemaah. Pemerintah, kata dia, terus mematangkan koordinasi teknis untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar sejak kloter perdana hingga seluruh jemaah tiba di Tanah Suci.

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengatakan layanan utama telah dipersiapkan, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi, dengan penerbitan visa telah hampir rampung “Akomodasi di Makkah dan Madinah, layanan konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah telah dipersiapkan,” ujar Irfan. 

Penyelenggaraan haji mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dengan tujuan utama memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan. Adapun pemerintah mengusung konsep Tri Sukses Haji yang mencakup keberhasilan ritual, ekonomi, serta keadaban dan peradaban.

Haji tahun ini berhadapan dengan memanasnya konflik di Timur Tengah. Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran. Kemudian dibalas dengan serangan Iran ke wilayah Israel serta target pangkalan militer Amerika di Timur Tengah, khususnya di Irak, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. 

Hingga kini belum ada tanda kesepakatan damai. Situasi ini berlangsung bersamaan dengan rencana pemberangkatan 221.000 jemaah haji Indonesia, terdiri atas 203.320 reguler dan 17.680 khusus. Jemaah haji reguler tersebut akan diberangkatkan dari 16 embarkasi, dalam 528 kloter. Keberangkatan kloter pertama dimulai pada 22 April 2026.

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi mengklaim pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berlangsung aman. Ia mengatakan kondisi di Arab Saudi hingga kini tetap terkendali dan seluruh persiapan berjalan sebagaimana dirancang oleh pemerintah setempat, sehingga tidak ada gangguan berarti terhadap penyelenggaraan haji tahun ini.

  • Related Posts

    Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera

    Jakarta – Pemerintah pusat terus berupaya mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Upaya ini dilakukan agar masyarakat…

    KM Anaya Terbakar di Laut Maluku, 5 ABK Luka Bakar

    Jakarta – KM Anaya terbakar di perairan laut Maluku. Sebanyak lima anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar. “Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado mengerahkan tim rescue dalam operasi pencarian dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *