PRESIDEN Prabowo Subianto mengundang Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim untuk berkunjung ke Jakarta. Undangan itu dijadwalkan untuk Jumat besok, 27 Maret 2026.
“Perdana Menteri Dato’ Seri Anwar Ibrahim akan melakukan kunjungan khusus ke Jakarta, Republik Indonesia, pada 27 Maret 2026, atas undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,” demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Malaysia di Kuala Lumpur, Kamis, 26 Maret 2026 seperti dilaporkan Antara.
Menurut Kementerian Luar Negeri Malaysia, kunjungan Anwar ke Indonesia berfokus kepada perkembangan geopolitik. Khususnya soal konflik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan ekonomi global, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia juga menyatakan perkembangan konflik di Timur Tengah perlu pembahasan yang komprehensif, cermat, dan terkoordinasi antara Indonesia dan Malaysia. Kedua Negara, menurut mereka, harus menyelaraskan posisi serta memperkuat kerja sama strategis dalam merespons situasi tersebut.
Prabowo dan Anwar, menurut Kementerian Luar Negeri Malaysia, diharapkan dapat mengintensifkan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan. Selain itu, kedua pemimpin juga berupaya memastikan keberlanjutan jalur perdagangan global serta rantai pasok yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.
Tempo telah menghubungi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Namun keduanya tidak merespons.
Prabowo sebelumnya menghubungi sejumlah pemimpin negara Muslim via telepon, termasuk Anwar Ibrahim. Komunikasi itu dilakukan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Menurut PM Malaysia, dirinya dan Prabowo bertukar pandangan mengenai pelbagai isu terkini. “Termasuk konflik Iran-Israel,” tulis Anwar melalui akun Instagramnya @anwaribrahim_my, Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam pembahasan isu-isu kawasan dan dunia, keduanya menekankan pentingnya pendekatan diplomatik yang berkelanjutan. Menurut Anwar, dia dan Prabowo sama-sama menyerukan perdamaian terkait dengan perang di wilayah Asia Barat.
Anwar juga memberitahu Prabowo bahwa Malaysia terus mendukung dan memperkuat upaya diplomatik dalam meredakan konflik Iran-Israel. “Supaya ketegangan dapat diredakan, nyawa orang awam dilindungi, serta ruang rundingan yang bermakna dapat dibuka ke arah penyelesaian yang aman dan berkekalan,” ujar Anwar.
Selain itu, kedua pemimpin negara itu sepakat mengatur pertemuan dalam waktu dekat. Anwar bahkan mengusulkan rencana kunjungan kenegaraan ke Jakarta, Indonesia, sebagai langkah memperkukuh hubungan bilateral.






