Gibran Menyambangi Sejumlah Ponpes saat Mudik ke Solo

WAKIL Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi sejumlah pondok pesantren saat mudik Lebaran di Kota Solo, Jawa Tengah. Salah satu yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Az-Zayadiyy di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kamis, 26 Maret 2026.

Di lokasi tersebut, Gibran bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayadiyy, KH Abdul Karim, yang juga dikenal sebagai guru mengaji mantan presiden Joko Widodo. Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit sebelum Gibran meninggalkan pesantren.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ditemui wartawan, Gus Karim membenarkan kunjungan Gibran tersebut. Ia mengaku mendapat kabar sekitar pukul 11.15 WIB bahwa Gibran akan bersilaturahmi ke pondok pesantrennya.

“Alhamdulillah walaupun saya dalam keadaan sakit, kehadiran beliau menjadi kebanggaan bagi saya dan pondok ini,” kata Gus Karim.

Dalam pertemuan itu, Gibran menanyakan perkembangan pondok, termasuk cabangnya di Sukoharjo. Gus Karim menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan berjalan lancar, bahkan tahun ini pondok telah membuka jenjang SMA.

“Beliau memberikan perhatian yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, Gibran juga meminta doa untuk kesembuhan Jokowi. Gus Karim mengatakan dirinya rutin mendoakan Jokowi dan menyebut kondisi kesehatan mantan presiden tersebut mulai membaik.

“Setiap berdoa saya selalu mendoakan beliau. Tadi juga disampaikan bahwa kesehatannya sudah lebih baik,” kata Gus Karim.

Selain itu, Gibran juga mengunjungi Pondok Pesantren Walisongo, Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Gibran didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas yang menyambut kedatangannya di pondok pesantren tersebut.

Pimpinan Ponpes Walisongo Sragen, Muhammad Bahrul Mustawa mengungkapkan kedatangan Gibran itu merupakan kunjungan pribadi dengan tujuan silaturahmi. 

“Beliau melakukan kunjungan pribadi, bukan protokoler. Pengen bersilaturahmi dengan Abah Yai (pendiri Pondok Pesantren Walisongo) sambil melakukan agenda di sekitar Sragen,” ujar pria yang karib disapa Gus Tawa itu di Sragen. 

Ia menjelaskan dalam kunjungan itu Gibran bersama Pimpinan Ponpes membahas beberapa program di antaranya terkait program-program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Wapres menyampaikan program-program seperti MBG, mohon dukungan dan support untuk program Bapak Presiden. Dari Abah (pendiri Ponpes) menyampaikan program Ponpes Walisongo mulai dari TK, SD, SMP, SMP, identitas Ponpes disampaikan. Serta mendoakan agar Pak Prabowo menjadi pimpinan amanah,” ungkap Gus Tawa. 

Di sisi lain, ia mengakui Gibran sempat menyarankan agar program AI dan robotik masuk dalam pembelajaran di Ponpes Walisongo Sragen. “Mas Wapres juga menyampaikan jangan hanya futsal saja, mendorong program AI dan robotik dijalankan di Walisongo,” kata Gus Tawa. 

Dalam kesempatan itu, Gibran juga menunjau kondisi jalan di Dukuh Gendol RT 008, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung. 

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengatakan, kedatangan Gibran sekaligus meninjau proyek yang dikerjakan dari bantuan-bantuan pusat.

“Mengecek di lapangan, atas bantuan yang diberikan ke Sragen. Bantuannya variatif, di antaranya pengaspalan jalan. Beliau cek, alhamdulillah sudah bisa dimanfaatkan warga sebaik-baiknya,” tutur Sigit. 

Sigit menambahkan, Gibran juga meminta dukungan atas program strategis nasional yang tengah dijalankan yakni MBG, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih. Menurutnya, Gibran meminta senantiasa didukung dan berharap kritik atas pelaksanaan program. 

“Jika ada kekurangan, pemerintah terbuka atas kritikan,” ungkap Sigit. 

  • Related Posts

    Seskab: Presiden Dadakan Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Serap Aspirasi Warga

    Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap kegiatan Presiden Prabowo Subianto blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat dilakukan secara mendadak. Prabowo ingin melihat…

    Duduk Perkara Truk Sampah DLH Jakarta di TPU Tanah Kusir Viral

    Jakarta – Mobil sampah di kawasan TPU Tanah Kusir, Jaksel, viral di media sosial lantaran diduga membuang sampah ke sungai. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menegaskan tidak ada sampah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *