Iran mengatakan AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz

Tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan di wilayah Iran tengah, kata organisasi energi atom Teheran.

Amerika Serikat dan Israel telah menyerang fasilitas nuklir Natanz Iran, menurut organisasi energi atomnya.

“Menyusul serangan kriminal yang dilakukan Amerika Serikat dan rezim Zionis yang mengambil alih negara kami, … kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Tasnim pada hari Sabtu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Ia menambahkan bahwa “tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan” di fasilitas pengayaan Shahid Ahmadi Roshan di Natanz di Iran tengah, salah satu lokasi pengayaan uranium terpenting di negara itu, sekitar 220 km (135 mil) tenggara Teheran.

Tidak ada bahan radioaktif yang dilepaskan, Tasnim melaporkan, mengutip pejabat Iran. Tidak ada bahaya bagi penduduk yang tinggal di dekat fasilitas tersebut, menurut laporan tersebut.

Dalam postingan di X, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran telah ⁠ mengumumkannya tentang hal ini. Serangan AS-Israel di situs ⁠Natanz.

Tidak ada peningkatan ⁠tingkat radiasi di luar lokasi ⁠ yang dilaporkan, kata pengawas nuklir PBB, sambil menambahkan bahwa mereka sedang mempelajari ‌laporan tersebut.

Ketua IAEA Rafael Grossi kembali “seruannya untuk menahan diri secara militer untuk menghindari risiko kecelakaan nuklir” selama perang melawan Iran.

Gedung Putih mengatakan tujuan utama perang yang dilancarkannya bersama Israel pada 28 Februari adalah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Situs Natanz sebelumnya diserang pada minggu pertama perang 22 hari tersebut, dan beberapa bangunan rusak, menurut citra satelit pada saat itu.

Pengawas nuklir PBB dikatakan pada tanggal 3 Maret bahwa situs nuklir tersebut mengalami “kerusakan baru-baru ini”, sehari setelah Iran mengatakan pabrik pengayaan uranium bawah tanah diserang.

Fasilitas nuklir Natanz juga menjadi sasaran Israel dalam perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memperingatkan AS dan Israel akan mengintensifkan serangan mereka terhadap Iran dalam minggu ini mulai Minggu.

Minggu ini, intensitas serangan akan dilakukan oleh IDF [Israeli army] dan militer AS melawan rezim teror Iran dan infrastruktur yang diandalkannya akan meningkat secara signifikan,” kata Katz dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

  • Related Posts

    KPK Alihkan Penahanan Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

    Jakarta – KPK mengubah penahanan mantan Menteri Agama yang juga tersangka kasus korupsi kuota haji 2023-2024, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) menjadi tahanan rumah. Pengalihan itu dilakukan sejak Kamis kemarin. “Benar,…

    Video wanita Iran tentang serangan AS-Israel berakhir dengan serangan bom

    Video wanita Iran tentang serangan AS-Israel berakhir dengan serangan bom Umpan Berita Nasib seorang wanita Iran yang terperangkap dalam serangan bom AS-Israel tidak diketahui, setelah muncul video saat dia merekam…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *