Zelensky mengatakan Ukraina menginginkan batas waktu untuk perundingan Rusia berikutnya

Volodymyr Zelenskyy mengatakan ‘tanggal yang jelas’ diperlukan ketika negosiator Ukraina mempersiapkan diskusi di AS.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan para perunding Ukraina akan mendorong kerangka waktu yang jelas untuk perundingan Rusia berikutnya, karena upaya persahabatan untuk mengakhiri konflik telah terhenti di tengah konflik. Perang AS-Israel melawan Iran.

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Zelenskyy mengatakan Kyiv menginginkan “tanggal yang jelas – setidaknya perkiraan” untuk negosiasi.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

“Semua orang memahami bahwa situasi di Timur Tengah, perang, mempengaruhi tanggal ini,” ujarnya.

Komentar Zelenskyy muncul sebagai berikut Negosiator Ukraina akan mengadakan pembicaraan di Amerika Serikat pada hari Sabtu mengenai upaya yang ditengahi AS untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun.

Putaran perundingan sebelumnya antara Kyiv dan Moskow di Jenewa dan Abu Dhabi gagal menghasilkan inovatif.

Masalah utama yang dihadapi adalah wilayah, dimana Rusia mendorong Ukraina untuk menyerahkan 20 persen sisa wilayah timur Donetsk yang gagal direbut oleh pasukan Rusia.

Kyiv menolak permintaan tersebut dan janji jaminan keamanan yang kuat dari sekutu Baratnya untuk mencegah serangan Rusia lainnya jika kesepakatan untuk mengakhiri perang tercapai.

“Kami telah menerima sinyal dari pihak AS yang menunjukkan kesiapan untuk terus bekerja sesuai format negosiasi yang ada untuk mengakhiri perang Rusia melawan Ukraina,” kata Zelenskyy dalam sebuah postingan media sosial pada hari Kamis.

“Ada jeda dalam perundingan, dan sekarang saatnya untuk melanjutkannya. Kami melakukan segalanya untuk memastikan bahwa perundingan tersebut benar-benar substantif.”

Seorang pejabat senior Kremlin mengindikasikan pada hari Jumat bahwa babak baru perundingan yang dimediasi AS antara Moskow dan Kyiv kemungkinan akan segera berlangsung.

“Jeda ini bersifat sementara, kami harap bersifat sementara terkait format trilateral,” ujarnya.

Di tengah perang Iran, sekutu Ukraina di Eropa berusaha meyakinkan Kyiv bahwa perhatian mereka tetap terfokus pada mempertahankan tekanan terhadap Rusia untuk mengakhiri perang.

“Jelas sedang terjadi konflik di Iran, di Timur Tengah, namun kita tidak boleh kehilangan fokus pada apa yang terjadi di Ukraina dan perlunya dukungan kita di sana,” Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berkata minggu ini setelah bertemu dengan Zelenskyy di London.

Negara-negara Eropa juga punya menimbulkan kekhawatiran tentang suatu keputusan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menghapuskan sanksi terhadap beberapa pasokan minyak Rusia dalam upaya mengimbangi melonjaknya biaya energi terkait dengan perang Iran.

Pada hari Jumat, Zelenskyy mengatakan kepada para pejabat Ukraina pada pembicaraan AS pada hari Sabtu akan membahas keputusan “berbahaya” baru-baru ini untuk meringankan sanksi terhadap sektor energi Rusia.

  • Related Posts

    Viral Truk Sumbu 3 Dikawal Anggota TNI, Kemenhub Dukung Penindakan Polisi

    Jakarta – Video yang memperlihatkan truk sumbu tiga dikawal oleh oknum anggota TNI di ruas jalan tol berujung ditindak kepolisian viral di media sosial. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai tindakan yang…

    Seskab Teddy-Gubsu Bobby Takbiran di Medan, Bagikan 5.000 Paket Sembako

    Medan – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjalani malam takbiran Idul Fitri di Medan, Sumatera Utara. Ia sempat melakukan takbiran keliling bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution. “Tadi habis diajak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *