Mungkinkah perang Iran memicu guncangan pangan global berikutnya?

Dari pabrik hingga rak supermarket, perang Iran mengganggu rantai pasokan global.

Yang pertama adalah kejutan energi. Kini, perang Iran berdampak pada hal yang lebih mendasar: Pangan.

Dengan diblokirnya Selat Hormuz, kapal-kapal dialihkan rutenya dan rantai pasokan menjadi tertekan.

Gangguan ini meningkatkan biaya hampir semua hal mulai dari pabrik hingga rak supermarket yang jauhnya ribuan mil.

Semakin lama konflik Iran berlanjut, semakin besar tekanan terhadap dunia usaha dan konsumen di seluruh dunia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa meningkatnya biaya pangan, minyak, dan pengiriman dapat menyebabkan tambahan 45 juta orang mengalami kelaparan akut – menjadikan jumlah total kelaparan global melampaui rekornya yaitu 319 juta orang.

  • Related Posts

    Pesta Miras Saat Takbir Keliling, Belasan Remaja di Cianjur Diamankan

    Cianjur – Belasan remaja di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditangkap usai kedapatan pesta minuman keras (miras). Kegiatan itu dilakukan pelaku saat melakukan takbiran keliling. Para remaja tersebut awalnya terlihat sedang…

    Apa saja risiko mengubah lokasi energi menjadi medan perang?

    Fasilitas minyak dan gas di Teluk telah diserang sejak awal perang melawan Iran. Perang di Timur Tengah berubah menjadi serius ketika Israel mengebom fasilitas energi Iran, mendorong Iran untuk meningkatkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *