Mungkinkah perang Iran memicu resesi global?

Harga energi melonjak karena perang Iran mengganggu pasokan, sehingga meningkatkan risiko bagi AS, Tiongkok, dan Eropa.

Semua mata tertuju pada Selat Hormuz.

Semakin lama ditutup, semakin besar dampak buruknya terhadap perekonomian global.

Iran terus memblokir kapal tanker untuk mengirimkan hampir 20 persen pasokan minyak dunia.

Jumlah tersebut kira-kira dua kali lipat dibandingkan gangguan yang dialami dunia selama krisis energi pada tahun 1970an.

Guncangan minyak yang besar secara historis telah menyebabkan gejolak perekonomian yang besar, inflasi yang tinggi, stagnasi dan resesi.

Harga minyak dan gas sudah melonjak, dan perekonomian diperkirakan akan melambat.

Mulai dari konsumen Amerika hingga pabrik di Tiongkok dan rumah tangga di Eropa, masyarakat di seluruh dunia sudah merasakan dampaknya.

  • Related Posts

    Pemimpin kelompok kriminal Los Lobos yang berbasis di Ekuador ditangkap di Mexico City

    Angel Esteban Aguilar diduga mendalangi pembunuhan calon presiden Ekuador pada tahun 2023. Otoritas penegak hukum telah mengumumkan bahwa pemimpin kelompok kejahatan Ekuador Los Lobo ditangkap di bandara internasional di Mexico…

    Presiden Nigeria Tinubu bertemu bangsawan dalam kunjungan kenegaraan Inggris

    Dengan perdagangan antara kedua negara yang mencapai rekor tertinggi, Charles menggunakan kunjungan dua hari tersebut untuk menyoroti hubungan budaya dan komersial yang mendalam antara kedua negara. Raja Charles III dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *