INFO TEMPO – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau langsung kesiapan Posko Mudik Lebaran di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Senin, 16 Maret 2026.Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dan personel yang disiagakan benar-benar siap memberikan pelayanan optimal kepada para pemudik.
Dalam kunjungannya, Zakiyah memastikan bahwa posko mudik yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Serang telah dilengkapi sarana pendukung serta tenaga petugas dari berbagai instansi. Ia menegaskan, keberadaan posko menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurutnya, Pemkab Serang telah menyiapkan sebanyak 15 posko mudik yang tersebar di sejumlah titik strategis, baik di wilayah Serang Barat maupun Serang Timur. Posko tersebut mulai beroperasi sejak 13 Maret dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga relawan.
“Sejak 13 Maret kami sudah mulai berjaga bersama TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta para relawan. Kurang lebih ada 15 posko yang tersebar di wilayah Serang Barat dan Serang Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ratusan personel telah disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik dengan sistem kerja bergantian dalam dua shift setiap harinya. Dari Dinas Perhubungan tercatat sekitar 142 personel, sementara dari Dinas Kesehatan mencapai 360 personel, ditambah dukungan dari TNI dan Polri.
“Dalam satu hari kurang lebih ada 17 sampai 20 personel yang berjaga di setiap posko dengan sistem dua shift,” jelasnya.
Zakiyah juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.
“Kalau mengantuk sebaiknya berhenti terlebih dahulu. Jangan dipaksakan karena kita tidak tahu kondisi di depan seperti apa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi arus mudik di wilayah Kabupaten Serang masih terpantau ramai lancar.
Menurutnya, sejumlah jalur utama seperti Serang–Jakarta, Serang–Cilegon, dan Serang–Pandeglang masih berada dalam kondisi normal dan belum mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan.
“Arus mudik di beberapa jalur utama masih relatif normal, belum ada peningkatan yang signifikan. Kondisinya masih seperti hari biasa,” ujarnya.
Benny memperkirakan puncak arus mudik di wilayah Kabupaten Serang akan terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan petugas di setiap posko untuk mengantisipasi peningkatan arus kendaraan dan memastikan kelancaran lalu lintas.
“Kemungkinan puncaknya terjadi pada H-2 atau H-1 Lebaran. Namun kami sudah menyiapkan petugas di setiap posko untuk mengantisipasi peningkatan arus kendaraan,” pungkasnya.(*)






