Drone memicu kebakaran di lokasi minyak UEA saat negara-negara Teluk menerima lebih banyak serangan di tengah perang Iran

Pusat minyak Fujairah telah berulang kali diserang oleh drone Iran ketika perang AS-Israel terus memicu ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Serangan pesawat tak berawak telah memicu kebakaran di Zona Industri Minyak Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA), ketika Iran terus melancarkan serangan berkelanjutan terhadap negara-negara Teluk di tengah krisis yang terjadi. Perang gabungan Amerika Serikat-Israel di tanahnya lebih dari dua minggu lalu.

Kantor media pemerintah Fujairah pada hari Selasa mengatakan tidak ada korban jiwa dalam serangan terhadap fasilitas energi, yang terletak sekitar 150 km (93 mil) timur Dubai.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Hal ini terjadi setelah kebakaran lain terjadi di pusat minyak Fujairah pada hari Sabtu, ketika puing-puing berjatuhan saat pesawat tak berawak mencegatnya.

Pihak yang berwenang di Abu Dhabi juga melaporkan kejadian terpisah yang melibatkan jatuhnya puing-puing di daerah Bani Yas, menyusul pencegatan rudal balistik oleh sistem perlindungan udara. Insiden tersebut mengakibatkan kematian seorang warga negara Pakistan, kata kantor media Abu Dhabi.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan pertahanan udaranya berhasil menghalau rudal dan drone yang masuk dari Iran, sehingga menyebabkan ledakan keras dan penutupan wilayah udara UEA dalam waktu singkat.

Iran berusaha membenarkan serangannya terhadap negara-negara Teluk dengan berargumen bahwa kehadiran pangkalan militer AS di wilayah mereka menjadikan negara-negara tersebut sebagai target yang sah. Israel dan AS melancarkan serangan udara gabungan di Teheran pada 28 Februari.

Namun, infrastruktur sipil juga terkena dampaknya, termasuk bangunan terkenal, bandara, pelabuhan, dan fasilitas minyak di seluruh Teluk.

UEA, yang menormalisasi hubungan dengan Israel pada tahun 2020, telah menghadapi dampak terberat dari serangan tersebut. Iran telah menembakkan lebih dari 1.800 rudal dan drone ke UEA, lebih banyak dibandingkan negara lain yang diserang oleh Teheran dalam konflik tersebut.

Seluruh negara Teluk Arab terkena dampaknya, melaporkan lebih dari 2.000 serangan rudal dan drone sejak perang dimulai.

Qatar, Arab Saudi dan Kuwait juga mencegat drone dan rudal pada hari Selasa.

Kementerian Dalam Negeri Qatar mengatakan staf pertahanan sipil sedang menangani “tembakan terbatas” di kawasan industri setelah pecahan peluru yang jatuh dari rudal yang dicegat.

Peringatan keselamatan masyarakat dikeluarkan di Qatar di tengah suara ledakan yang terdengar oleh warga di Doha. “Tidak ada korban luka yang tercatat,” kata postingan itu dalam sebuah postingan di media sosial.

Victoria Gatenby dari Al Jazeera, melaporkan dari Doha, mengatakan, “Pihak berwenang sedang menangani hal tersebut saat ini. Tidak ada yang terluka.”

“Juga terjadi lebih banyak gangguan di kawasan ini. Seluruh wilayah udara UEA harus ditutup pagi ini selama beberapa jam karena peringatan akan serangan rudal dari Iran. Kini telah dibuka kembali, namun tentu saja pusat transit utama seperti Bandara Internasional Dubai harus membatalkan atau menjadwal ulang penerbangan, sehingga menyebabkan gangguan besar bagi penumpang.”

Gatenby mengatakan kematian di Abu Dhabi pada hari Selasa “terjadi setelah pihak berwenang yang sama mengkonfirmasi kemarin bahwa seorang pria Palestina telah terbunuh setelah sebuah roket jatuh di daerah pemukiman. Serangan-serangan dari Iran masih menyebabkan gangguan besar di wilayah ini”, menambahkan.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan dua drone dicegat dan dihancurkan di timur negara itu. Sebelumnya, kementerian mengatakan enam drone digunakan oleh pasukan Saudi di wilayah yang sama di negara tersebut dan berhasil dihancurkan.

Garda Nasional Kuwait mengumumkan telah berhasil mencegat dua drone, tanpa menyebutkan target atau lokasi serangan.

Dalam pernyataan bersama, Dewan Kerja Sama Teluk negara-negara mengutuk “serangan berdosa Iran” pada hari Senin dan berjanji untuk mempertahankan wilayah mereka.

  • Related Posts

    Mungkinkah perang Iran memicu resesi global?

    Harga energi melonjak karena perang Iran mengganggu pasokan, sehingga meningkatkan risiko bagi AS, Tiongkok, dan Eropa. Semua mata tertuju pada Selat Hormuz. Semakin lama ditutup, semakin besar dampak buruknya terhadap…

    KPK: Gus Alex Punya Peran Sentral Jembatani Perintah dan Uang ke Yaqut

    Jakarta – KPK telah menahan eks staf khusus (stafsus) mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex. KPK menyebut Gus Alex memiliki peran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *