Militer Israel melancarkan 'operasi darat' di Lebanon selatan

Tentara Israel mengatakan pasukannya menyerang lokasi-lokasi penting di Lebanon selatan, ketika bentrokan sengit dengan Hizbullah terus berlanjut di dekat kota Khiam.

Militer Israel mengatakan demikian pasukan telah meluncurkan ‘operasi darat terbatas dan terarah‘ di Lebanon selatan ketika pertempuran melawan Hizbullah meningkat di sekitar kota strategi di selatan, Khiam.

Setidaknya tiga serangan udara melanda kota Khiam, Al Jazeera Arab melaporkan pada hari Senin.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Khiam, benteng Hizbullah, letaknya strategis dan dipandang sebagai pintu gerbang ke Lebanon selatan. Perang terbaru dimulai setelah Hizbullah menembakkan roket sebagai respons atas ancamannya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Hizbullah belum pernah menyerang Israel sejak gencatan senjata tahun 2024 meskipun Israel berulang kali melanggar perjanjian yang ditengahi Amerika Serikat.

Pada Senin pagi, dua serangan udara Israel menargetkan kota Yater, Al Jazeera Arab melaporkan. Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan.

Israel juga melancarkan serangan di Burj Qalawiya, Sultaniya dan Chaqra, juga di Lebanon selatan, menurut Al Jazeera Arab. Penggerebekan doa juga dilakukan di kota Qantara dan as-Sawana.

“Dalam beberapa hari terakhir, pasukan IDF dari divisi 91 telah memulai operasi darat terbatas dan tertarget terhadap benteng utama Hizbullah di Lebanon selatan, yang bertujuan untuk meningkatkan wilayah pertahanan depan,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya membangun perlindungan ke depan, yang mencakup infrastruktur teroris dan pemberantasan teroris,” tambahnya.

Pentingnya Khiam

Khiam terletak di dataran tinggi hanya beberapa kilometer dari perbatasan Israel dan Sungai Litani, memberikan pemandangan indah ke Israel utara dan dataran Lebanon di sekitarnya.

Zeina Khodr dari Al Jazeera mengatakan “pertempuran besar sedang berlangsung” di dalam dan sekitar Khiam. “Ketinggian Khiam bagi kedua belah pihak memberi mereka keuntungan strategi,” katanya.

Selain itu, Khodr mencatat bahwa kota tersebut terletak di “persimpangan yang panjang dan penting… sebuah jalan yang mengarah ke sektor timur dan barat Lebanon selatan”.

“Salah satu jalan juga mengarah ke Lembah Bekaa di Lebanon timur, wilayah lain di mana Hizbullah mempunyai pengaruh,” katanya.

“Apa yang coba dilakukan Israel adalah benar-benar memutus jalur pasokan dan kemampuan yang sulit bagi Hizbullah, sehingga tidak mampu mendatangkan lebih banyak senjata dan pejuang ke wilayah selatan Sungai Litani.”

Lebih dari 800.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak, terpaksa mengungsi dari rumah mereka ketika tentara Israel mengeluarkan perintah untuk mengungsi di banyak lingkungan di Lebanon selatan, serta ibu kotanya, Beirut.

Israel serangan di Lebanon Sejauh ini telah ditampilkan sedikitnya 850 orang, di antaranya 107 anak-anak dan 66 wanita.

  • Related Posts

    Polri Sebut Pengedar Daging Impor Busuk Tahu Barang Expired tapi Dijual Lagi

    Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap praktik perdagangan daging domba impor kedaluwarsa menjelang Lebaran 2026. Polri menyebut sebagian daging beku kedaluwarsa itu telah terjual di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasubdit…

    Prabowo Ingin Bangsa Indonesia Hidup Sesuai Kemampuan

    PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, prinsip utama dalam pemerintahannya adalah memastikan bangsa Indonesia hidup sesuai kemampuan. Kepala Negara mengungkapkan ini dalam wawancara khusus dengan media internasional Bloomberg yang terbit dalam artikel…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *