Cerita Warga Surabaya Mudik Lebih Awal ke Jambi demi Hindari Kepadatan

Cilegon

Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, masih terlihat lengang pada siang hari. Salah satu pemudik asal Surabaya, Ahmad, mengaku berangkat lebih awal demi menghindari kepadatan di jalan dan pelabuhan.

Pantauan detikcom di Pelabuhan Merak, Minggu (15/3/2026), pukul 14.00 WIB, tampak sejumlah mobil menunggu giliran untuk menyeberang ke Lampung. Tampak masih banyak lajur yang belum terisi oleh kendaraan.

Ahmad mengatakan dirinya berangkat dari Surabaya sekitar pukul 23.00 WIB kemarin. Dia mengaku tiba di Merak pukul 13.00 WIB hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya ingin bertemu dengan keluarga di Jambi, sudah lama tidak ke sana,” ucapnya.

Dia mengaku sengaja berangkat mudik lebih awal. Menurutnya, mudik lebih awal bisa membuat dirinya terhindar dari kepadatan lalu lintas.

“Biar nggak macet, jadi lebih sepi,” katanya.

Polda Banten juga memantau situasi arus lalu lintas di sejumlah titik penyekatan di wilayah Cilegon, di antaranya Pos Penyekatan Cilegon Timur dan Pos Penyekatan Cilegon Barat. Per pukul 11.00 WIB, lalu lintas menuju Merak terpantau ramai lancar.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju kawasan Pelabuhan Merak terpantau ramai lancar. Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya juga masih terpantau lancar dan dalam kondisi terkendali,” ujar Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea.

(aik/haf)

  • Related Posts

    Polisi Tangkap 2 Penjual Obat Keras Berkedok Toko Kelontong di Jaksel

    Jakarta – Polisi menangkap dua penjual obat keras berinisial WA dan M di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebanyak 28.243 butir obat keras disita. Kronologinya, pada Jumat (13/3/2026) pukul 21.00 WIB. Mulanya,…

    Harga Minyak Makin Bebani APBN, Ini Saran Eddy Soeparno

    Jakarta – Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menanggapi potensi tembusnya defisit APBN hingga 3,18-4% akibat meningkatnya beban fiskal karena lonjakan harga migas. Ia yakin tim ekonomi pemerintah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *