Mudik Lebaran, 23 Ribu Kendaraan Masuk Jateng Hingga 14 Maret

Jakarta

Sebanyak 23.468 kendaraan memasuki wilayah Jawa Tengah (Jateng) melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, jelang cuti bersama periode Lebaran. Adapun kendaraan yang keluar dari Jateng melalui GT Kalikangkung tercatat sebanyak 16.361 unit.

Dilansir detikJateng, data tersebut tercatat mulai 13 Maret pukul 06.00 WIB hingga 14 Maret pukul 06.00 WIB, yang dirilis oleh PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) dan Trans Marga Jateng (TMJ).

Tercatat kendaraan yang keluar dari GT Kalikangkung ke Semarang atau Jateng dari arah Jakarta sebanyak 23.486 unit. Untuk kendaraan yang menuju arah Jakarta dari GT Kalikangkung sebanyak 16.361 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di GT Banyumanik, tercatat sebanyak 29.521 kendaraan menuju arah Surabaya. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Semarang dari Surabaya tercatat sebanyak 19.359 unit.

Kabid Humas Polda Jateng selaku Kasatgas Humas OKC 2026, Kombes Artanto, menerangkan pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan arus lalu lintas di beberapa pintu masuk utama Jateng. Diketahui hari ini merupakan hari pertama digelarnya Operasi Ketupat Candi (OKC), yakni 13-14 Maret 2025.

“Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, arus kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung sudah mulai mengalami peningkatan. Oleh karena itu, kami terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh satgas operasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar,” ujar Artanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3).

Baca selengkapnya di sini.

(eva/imk)

  • Related Posts

    Simak! Jadwal Penyerahan Sepeda Motor Mudik Gratis Pemprov Jakarta 2026

    Jakarta – Pemberitahuan untuk peserta Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026, jangan lupa untuk menyerahkan sepeda motor. Pastikan sepeda motor yang telah didaftarkan diserahkan sesuai jadwal dan lokasi yang telah…

    Pesan Pemerintah kepada Sopir Bus Mudik Lebaran

    WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengingatkan para sopir bus mudik bersama Kementerian Kesehatan untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan demi memastikan keselamatan pemudik. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *