Kemenimipas Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Masyarakat Sumut Jelang Lebaran

Jakarta

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Sumut) dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumut membagikan ribuan paket sembako. Ribuan paket sembako ini dibagikan ke masyarakat Sumut menjelang Lebaran 2026.

Pembagian paket sembako itu digelar dalam kegiatan bakti sosial bertajuk ‘Ramadan Berbagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Wilayah Sumatera Utara. Kegiatan dilaksanakan di 2 lokasi, yakni di Kediaman Bunda Indah Komplek Bumi Seroja Permai Blok H45 serta di Pesanggrahan Pendawa, Jalan Advokat Raya No. 9 Kanal – Marendal, Rabu (11/3/2026) kemarin.

Pada kegiatan ini disalurkan sebanyak 4.000 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Rinciannya 1.500 paket di Kediaman Bunda Indah dan 2.500 paket di Pesanggrahan Pendawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bakti sosial ini dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumut, Indra Kesuma, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sumut, Rindra Wardhana, bersama para JFT Pengamanan Kanwil Ditjenpas Sumut, serta berkolaborasi dengan tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumut.

Kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat setempat serta warga penerima manfaat yang hadir langsung dalam proses penyaluran bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Kesuma menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus bentuk implementasi nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan Ramadan Berbagi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan dan Imigrasi tidak hanya menjalankan tugas administratif dan penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat kepedulian dan kemanusiaan. Ini adalah refleksi dari nilai integritas dan humanisme yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Indra Kesuma.

Lebih lanjut, ia menambahkan kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap berbagai program yang dijalankan oleh kementerian.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga stabilitas sosial di masyarakat, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tambahnya.

(whn/aud)

  • Related Posts

    DKB Semester II 2025 Catat 54,32 Persen Penduduk Indonesia Pernah Menikah

    INFO TEMPO – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025. Dari data itu, tercatat sebanyak 54,32 persen atau 156.602.012…

    Komisi XIII DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    WAKIL Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Sugiat Santoso mengecam penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus, pada Kamis malam,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *