Ramai keluhan pelanggan susah mendapatkan driver untuk orderan ojek online (ojol) saat Ramadan. Gojek, Shopee hingga Grab buka suara.
Director of Mobility, Food, & Logistics, Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, mengetahui adanya keluhan soal waktu tunggu mendapatkan driver yang lebih lama dalam beberapa hari terakhir, khususnya daerah Jakarta dan sekitarnya. Secara umum, terangnya, layanan Grab tetap beroperasi seperti biasa, meskipun pada waktu dan area tertentu sebagian pengguna dapat mengalami waktu tunggu yang lebih lama dari biasanya
“Hal ini terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir permintaan layanan mobilitas maupun pengantaran, termasuk GrabExpress, GrabFood, dan layanan lainnya, mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Pada saat yang sama, ketersediaan Mitra Pengemudi juga turut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi cuaca hujan ekstrem yang sempat menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan, serta kepadatan lalu lintas yang lebih tinggi dari biasanya,” ujar Tyas dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tyas menambahkan saat ini tim operasional Grab tengah melakukan berbagai langkah untuk menstabilkan kembali ketersediaan mitra dan menjaga kualitas layanan. Termasuk melalui berbagai penyesuaian operasional guna memastikan keseimbangan antara permintaan layanan dan ketersediaan Mitra Pengemudi di lapangan, khususnya di area dengan permintaan tinggi.
Grab akan terus memantau perkembangan situasi ini secara berkala. Selain itu, Grab bakal melakukan penyesuaian operasional yang diperlukan agar layanan bagi pengguna, merchant, maupun mitra dapat kembali berjalan lebih optimal, khususnya menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri di mana permintaan layanan biasanya meningkat.
“Kami terus berkomitmen memastikan semua layanan kami dapat digunakan secara optimal oleh pengguna dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan bagi para Mitra Pengemudi, Mitra Merchant, serta bagi pengguna, terutama di momen jelang Idul Fitri,” jelasnya.
Kata Gojek
Gojek juga angkat bicara perihal ramai keluhan sulitnya mendapatkan layanan ojol saat Ramadan. Gojek menyampaikan ada perubahan lonjakan pesanan lebih awal dari jam sibuk biasanya.
“Pada periode akhir Ramadan dan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, kami mendapati adanya perubahan pola pemesanan (lonjakan tingkat permintaan) pada jam-jam sibuk, khususnya di area bisnis di pusat Jakarta. Jam sibuk dimulai lebih awal dibanding hari-hari lainnya di luar bulan Ramadan, yakni sejak pukul 15.30, hingga mencapai puncaknya pada pukul 16.00-18.00 WIB,” kata Head of Driver Operations Gojek, Bambang Adi Wirawan, kepada wartawan, Kamis (12/3).
Sementara itu, di tengah lonjakan pesanan, kata Bambang, sebagian driver ojek online sudah pulang kampung duluan. Terutama, katanya, driver ojek online yang biasa beroperasi di kota-kota besar.
“Pada periode akhir Ramadan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek–khususnya yang beroperasi di kota-kota besar–ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya,” ujarnya.
Bambang mengatakan ada juga faktor lainnya, yakni cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik. Kondisi itu, katanya, memengaruhi ketersediaan driver ojol hingga orderan pelanggan sering kali membutuhkan waktu lama.
“Cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik serta berakibat pada kepadatan lalu lintas turut memengaruhi ketersediaan mitra driver. Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini sering kali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra,” katanya.
“Untuk mengantisipasi hal ini, kami mengimbau pengguna agar dapat mengalokasikan waktu lebih dalam melakukan proses pemesanan maupun perencanaan perjalanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gojek, kata Bambang, akan menerapkan tarif khusus yang berlaku di libur Lebaran. Hal ini, katanya, untuk menambah pendapatan driver ojol.
“Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idul Fitri,” katanya.
Tanggapan Shopee
Pihak Shopee turut buka suara merespons ramai keluhan sulitnya mendapatkan layanan ojol. Shopee mengakui adanya penurunan pengemudi atau mitra, khususnya di Jabodetabek.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, terjadi lonjakan volume pesanan di berbagai layanan on-demand dan pengiriman cepat,” kata Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, dalam keterangannya, Kamis (12/3).
Satray mengatakan fenomena ini juga sebetulnya terjadi pada 2025 lalu. Ia mengakui ada pola penurunan ketersediaan mitra pengemudi jelang Idul Fitri.
“Shopee juga mengamati adanya pola penurunan ketersediaan mitra pengemudi (fleet supply) pada minggu-minggu menjelang Idul Fitri. Pola ini terjadi secara merata pada mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee, dengan penurunan yang lebih terasa di wilayah Jabodetabek, sementara di wilayah luar Jabodetabek kondisinya relatif lebih stabil,” ucap Satrya.
Ia menyebut keluhan juga disampaikan oleh mitra pengemudi yang masih bekerja. Menurut mereka ada peningkatan permintaan pengantaran yang cukup tinggi.
“Mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan permintaan pengantaran yang cukup tinggi,” ujar dia.
“Selain itu, sebagian mitra pengemudi juga telah pulang kampung, khususnya mereka yang biasanya beroperasi di kota-kota besar. Di sisi lain, proses penjemputan paket juga dapat menjadi lebih menantang pada periode atau hari-hari dengan curah hujan tinggi, yang dapat memengaruhi kondisi lalu lintas serta mobilitas mitra pengemudi di sejumlah area,” lanjutnya.
Satrya juga menyebut pihaknya sudah menyampaikan fenomena ini kepada para pengguna layanan Shopee. Dengan begitu, pengguna bisa menyesuaikan pengirimina.
“Sejak pekan lalu, Shopee juga telah secara proaktif menyampaikan informasi melalui aplikasi kepada pembeli dan penjual terkait potensi penyesuaian waktu layanan, sehingga pengguna dapat memantau proses pengiriman dengan lebih baik dan menyesuaikan pengiriman sesuai kebutuhan,” tutur dia.
(lir/lir)






