Polisi Ungkap 'Ramuan Maut' Pabrik Mi Mengandung Formalin di Boyolali

Boyolali

Polda Jawa Tengah membongkar praktik produksi mi mengandung formalin di Boyolali. Polisi mengungkap ‘ramuan maut’ yang diracik pelaku inisial WH dalam memproduksi mi berformalin tersebut.

“Modus yang bersangkutan memerintahkan dua karyawannya dengan memproduksi mi, kemudian diolah dan dicampur adonannya sebanyak 100 kg bahan mi menggunakan 1 liter formalin yang sudah disiapkan oleh pelaku,” kata Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Djoko Julianto, dilansir detikJateng, Kamis (12/3/2026).

Djoko mengatakan mi yang dibuat di pabrik WH berasal dari campuran tepung terigu, garam grosok, air, pewarna makanan, soda Q alias pengenyal mie, dan formalin. Pelaku WH dibantu dua orang dalam menjalankan bisnis mi mengandung formalin di Boyolali. Pelaku telah mengedarkan mi tersebut ke sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kemudian untuk harganya per kilogram dijual Rp 12 ribu oleh yang bersangkutan. (Di kota apa saja?) Kita masih lakukan pemeriksaan ke yang bersangkutan,” ungkapnya.

Tersangka memproduksi mi berformalin itu sejak 2019. Pabrik mi berformalin milik WH memiliki kapasitas produksi rata-rata 1-1,5 ton per hari.

“Satu hari memproduksi sekitar 1-1,5 ton, kemudian dijual Rp 12 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/ygs)

  • Related Posts

    Analisis Pakar Usai Trump Beri Sinyal Perang Akan Selesai

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal kalau perang melawan Iran saat ini sudah hampir selesai. Pakar hubungan internasional, Teuku Rezasyah, meyakini Iran tak akan percaya dengan…

    Rantai Berkarat hingga Gembok Saksi Bisu Suami Bunuh Istri di Depok

    Depok – Seorang pria, Ahmad Ronny Hasiholan (44) membunuh istri sirinya, DH (56) di Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat. Korban dibunuh dan jasadnya dibiarkan hingga tersisa tulang kerangka. Kasus ini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *