Iran menetapkan tiga syarat untuk perdamaian; kapal tanker minyak di pelabuhan Irak diserang

Pembaruan langsung,

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuntut pengakuan atas hak-hak Teheran, pampasan perang dan jaminan terhadap agresi di masa depan.

Para pelayat menghadiri pemakaman Pastor Pierre al-Rahi, seorang pendeta yang meninggal karena luka yang dideritanya akibat tembakan Israel, menurut petugas medis dan petugas pertolongan pertama, di Qlayaa, Lebanon selatan, 11 Maret 2026.

[Karamallah Daher/ Reuters]

Diterbitkan Pada 12 Maret 2026

  • Dua kapal tanker minyak asing diserang di pelabuhan al-Faw Irak ketika Kuwait, Qatar, UEA dan Arab Saudi mencegat lebih banyak rudal dan drone Iran.
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menguraikan tiga syarat untuk mengakhiri perang: pengakuan atas hak sah Teheran, pembayaran reparasi, dan jaminan internasional yang tegas terhadap agresi di masa depan.

  • Related Posts

    Pemerintah Terapkan FWA ASN untuk Urai Kepadatan Arus Mudik

    PEMERINTAH menerapkan kebijakan fleksibel working arrangement (FWA) untuk aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan FWA…

    Kebakaran tangki bahan bakar terjadi di Bahrain setelah serangan Iran

    Kebakaran tangki bahan bakar terjadi di Bahrain setelah serangan Iran Umpan Berita Kementerian Dalam Negeri Bahrain merilis rekaman kebakaran besar di fasilitas penyimpanan bahan bakar setelah serangan Iran. Bahrain menjadi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *