DPRD Bandung Siapkan Peta Jalan Kependudukan 2025-2045

INFO TEMPO – DPRD Kota Bandung melalui Panitia Khusus (Pansus) 11 tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025–2045. Regulasi ini diproyeksikan menjadi peta jalan pembangunan kependudukan selama dua dekade ke depan guna memastikan Kota Bandung tetap layak huni bagi generasi mendatang.

Ketua Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan, menjelaskan bahwa penyusunan grand design ini tidak hanya berfokus pada angka pertumbuhan penduduk, tetapi juga menyentuh berbagai aspek penting lainnya. Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan persebaran penduduk, hingga daya dukung wilayah terhadap pertumbuhan kota.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Andri, kota besar seperti Bandung membutuhkan perencanaan yang matang dan berorientasi jangka panjang agar tetap nyaman dihuni di masa depan. Ia menilai pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada kebutuhan jangka pendek, tetapi harus mempertimbangkan keberlanjutan bagi generasi berikutnya.

“Sering kali kita terlalu fokus pada kebutuhan hari ini dan besok. Padahal yang lebih penting adalah bagaimana memastikan kota ini tetap layak dihuni untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa desain besar kependudukan yang jelas, berbagai persoalan berpotensi muncul di masa depan. Tidak hanya terkait kepadatan penduduk, tetapi juga tekanan terhadap infrastruktur kota serta meningkatnya kompleksitas persoalan sosial.

Karena itu, Pansus 11 mendorong keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam proses penyusunan regulasi tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar grand design yang disusun tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi arah kebijakan pembangunan jangka panjang.

Saat ini pembahasan Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025–2045 masih terus dimatangkan. Regulasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi strategis bagi pembangunan berkelanjutan Kota Bandung dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penduduk, kualitas hidup masyarakat, dan daya dukung lingkungan kota.(*)

  • Related Posts

    Hadiri Buka Puasa PB SEMMI, Kapolri Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Buka Puasa Bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Dalam sambutannya, Kapolri mengajak mahasiswa sebagai generasi penerus untuk menjaga…

    Perkuat Pemahaman Kebangsaan, Johan Rosihan Gagas Sekolah Pilar Muda

    Jakarta – Wakil Ketua Badan Penganggaran Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H. Johan Rosihan bersama lembaga penelitian MY Institute menggagas program pendidikan kepemudaan bernama Sekolah Pilar Muda untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *