Pihak berwenang mengatakan 26 orang tewas di ibu kota sejak Jumat ketika banjir udara merendam rumah-rumah dan membawa kendaraan.
Oleh AFP
,
Anadolu
Dan
Reuters
Sedikitnya 42 orang tewas dalam beberapa hari banjir di seluruh Kenya, kata pemerintah.
Hujan lebat telah memicu banjir bandang di beberapa wilayah negara itu sejak Jumat.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 3 barang
- daftar 1 dari 3Kekeringan di wilayah timur, banjir di wilayah selatan: Afrika dilanda perubahan iklim
- daftar 2 dari 3Apakah ‘perang air’ di Afrika akan segera terjadi ketika Uni Afrika memasukkan isu ini ke dalam agendanya?
- daftar 3 dari 3Kebenaran di balik wisata satwa pembohong
daftar akhir
Menteri Pelayanan Publik dan Program Khusus Kenya Geoffrey Ruku mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa polisi telah mendokumentasikan 42 kematian sejak saat itu, termasuk 26 di ibu kota, Nairobi.
Polisi mengatakan kematian dilaporkan di beberapa wilayah ketika hujan deras melanda sebagian besar wilayah negara itu selama akhir pekan, membanjiri jalan-jalan dan mengganggu transportasi dan aktivitas sehari-hari di beberapa kota. Banjir juga menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur dan mata pencaharian.
Di Nairobi, banjir udara melanda daerah dataran rendah dan permukiman informal, merendam rumah-rumah dan membawa kendaraan ketika sungai meluap.
Kenya Airways juga mengatakan hujan telah mengganggu penerbangan ke Nairobi dan memaksa beberapa orang untuk beralih ke kota pesisir Mombasa.
Pada hari Sabtu, pekerja bantuan menyelamatkan jenazah dari banjir di seluruh ibu kota.
Presiden Kenya William Ruto mengatakan dia telah mengerahkan tim tanggap darurat, termasuk tentara, untuk mengoordinasikan upaya penyelamatan, sambil menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terkena dampak.
“Saya juga sudah memerintahkan agar bantuan pangan dari strategi cadangan nasional kita segera dicairkan dan dipublikasikan kepada keluarga yang terkena dampak banjir,” katanya dalam keterangan di media sosial, Sabtu.
“Selain itu, Pemerintah akan memenuhi tagihan rumah sakit bagi mereka yang terluka atau terkena dampak banjir dan saat ini menerima perawatan di fasilitas kesehatan umum,” tulis Ruto.
Pihak yang berwenang mengatakan dukungan tersebut bertujuan untuk meringankan beban rumah tangga yang terkena dampak tragedi tersebut.
“Banjir ini sekali lagi menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi jangka panjang terhadap tantangan banjir yang terus menerus terjadi di wilayah perkotaan kita,” kata Presiden.
Para ilmuwan mengatakan pemanasan global membantu banjir dan kekeringan di Afrika Timur karena mengkonsentrasikan curah hujan menjadi curah hujan yang lebih pendek dan lebih intens.
Negara-negara tetangga seperti Somalia dan Ethiopia juga terkena dampaknya.
Sebuah studi World Weather Attribution pada tahun 2024 menemukan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan hujan lebat di wilayah tersebut dua kali lebih mungkin terjadi dibandingkan sebelumnya.
Palang Merah Kenya mengatakan ratusan rumah tangga di wilayah tetangga juga terkena dampaknya, dan sebagian besar lahan pertanian hancur.
“Saya mengungkapkan upaya bersama antara lembaga-lembaga kemanusiaan pemerintah untuk mengatasi masalah ini, dan untuk memahami mengapa kita mengalami kekacauan ini,” kata juru bicara Palang Merah Munir Ahmed kepada kantor berita AFP.






