Cak Imin Soroti Masalah Transportasi Publik di DKI: Tunggu Gubernurnya PKB

Jakarta

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti masalah transportasi publik di DKI Jakarta. Cak Imin menyebut permasalahan ini sampai membuat warga ingin pindah dari ibu kota.

“Saya tanya 10 orang, ‘Kamu pengen pindah dari Jakarta nggak?’ 10-10 nya pengen pindah dari Jakarta. Faktornya apa? Begitu pulang kerja, sampai di stasiun MRT, nyari Gojek nggak ada, nyari Grab nggak ada, nyari Gocar nggak ada, nyari taksi nggak ada, nyari angkutan umum nggak ada, berjam-jam sampai 2 jam, 3 jam setiap hari ketika hujan,” kata Cak Imin saat acara peresmian kantor DPW PKB DKI Jakarta, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu Cak Imin kembali menanyakan apakah orang tersebut betah di Jakarta dengan kondisi itu. Hasilnya, dia menyimpulkan bahwa permasalahan transportasi umum di DKI belum benar-benar ada solusinya.

“Lalu, ‘Tapi kamu masih kerasan di Jakarta?’ ‘Masih’. Dan itu contoh yang sederhana yang saya tanyakan, dan tiap hari menghadapi masalah yang sama. Karena apa? Tidak ada solusi transportasi publik di Jakarta,” ungkapnya.

Cak Imin bahkan menyinggung ada seseorang yang dapat mengatasi masalah di Jakarta jika menjadi presiden. Namun katanya, semua hanya menunggu.

“Dan itu dibiarkan. Ada yang dulu bilang nunggu jadi presiden baru beres, katanya begitu. Ada yang bilang nunggu Hasbi (Ketua PKB DKI Hasbiallah Ilyas) jadi gubernur katanya. Amin. Tapi semua nunggu, nunggu, karena itu PKB solusi Jakarta itu serius,” ucapnya.

Cak Imin merasa bersyukur melihat DPW PKB DKI mulai menunjukkan hal positif. Dengan tema besar yang diusung PKB DKI saat ini, dia yakin kader dapat berkontribusi untuk Jakarta.

“Tema besarnya, ‘PKB Masa Depan Jakarta’. Tema yang tepat, tema yang keren. PKB Masa Depan Jakarta. Memang masa depan yang baik itu ada di tangan-tangan marginal-marginal begini nih,” kata dia.

“Sudah jelas itu, sudah jelas, sudah pernah diserahkan pengusaha besar sukses, Pak Fauzi Bowo, orang kaya Jakarta. Ya gitu-gitu aja. Diserahkan Tionghoa namanya Ahok, ya begitu-begitu juga,” sambungnya.

Cak Imin kemudian mengatakan, masalah di Jakarta masih sekian banyak meski sudah gonta ganti gubernur. Menurutnya apakah kader PKB harus turun tangan jadi gubernur Jakarta.

“Tapi memang jangan-jangan seperti ini terus karena memang nunggu kader PKB yang jadi gubernur yang akan mengatasi semuanya. Siap-siap, belum tentu Hasbi saya juga nggak yakin Hasbi bisa. Tapi orang kalau diremehkan malah jadi loh. Tapi penampilannya memang nggak meyakinkan sih,” sambungnya.

“Tapi jangan khawatir, saatnya yang tidak diperhitungkan justru mengatasi masalah Jakarta. Tiga masalah Jakarta yang paling berat: satu transportasi, kedua apa? Banjir. Banjir ini banjir itu jelas sumbernya satu kok bisa nggak bisa ngatasi? Bayangkan kalau masalahnya sumbernya banyak. Sumbernya cuma satu aja nggak bisa mengatasi. Cuma air aja kok,” sambung dia.

(tsy/fca)

  • Related Posts

    Bagaimana perang Iran mempengaruhi Afrika

    Afrika Sekarang Saat ini, harga minyak meningkat, investasi di negara-negara Teluk yang dibekukan dan pangkalan militer di Afrika telah menjadi target potensial. Africa Now bertanya kepada analis politik Menzi Ndhlovu…

    Trump mengatakan Australia telah 'menjaga' beberapa pesepakbola wanita Iran

    Serikat pemain FIFPRO menyatakan menyatakan serius terhadap tim setelah dikritik karena mereka tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan pertama. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Australia telah “menangani” lima…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *