PT Transjakarta mengalihkan sejumlah rute operasional setelah hujan deras menyebabkan banjir di beberapa jalan DKI Jakarta pada Ahad pagi, 8 Maret 2026. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan ada penyesuaian 17 rute yang terdampak banjir.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ayu menuturkan ada penyesuaian 5 rute untuk layanan BRT, yakni Koridor 2A (Pulogadung 1-Rawa Buaya) dengan perpendekan rute sampai Damai akibat banjir di koridor 3 ruas Pulo Nangka.
Lalu di oridor 3 (Kalideres-Monas), dilakukan perpendekan rute menjadi Damai-Monas untuk dua arah karena genangan air dan pembatas jalan (MCB) yang roboh.
“Koridor 6 (Ragunan-Galunggung) dilakukan pengalihan jalur karena genangan air di seputaran kolong Underpass Mampang,” kata Ayu dalam keterangan tertulis pada Ahad, 8 Maret 2026.
Di Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), Transjakarta mengalihkan jalur via Tol Slipi 1 karena genangan di atas 30 cm setelah Halte Grogol. Kemudian jalur layanan BRT Koridor 13E (Puribeta-Kuningan) dialihkan melewati jalur atas akibat genangan di Underpass Mampang.
Selain layanan BRT, Transjakarta juga mengalihkan 10 rute untuk layanan Mikrotrans. Transjakarta menghentikan sementara operasional pada rute JAK.04 (Grogol-Jembatan Dua) dan JAK.30 (Meruya-Citraland) akibat banjir di titik-titik krusial lintasan.
“Kemudian, Transjakarta memperpendek rute JAK.85 (Bintara-Cipinang Indah) karena genangan 25-35 cm di Jalan Komplek Cipinang Indah II,” ujar Ayu.
Adapun pengalihan jalur dilakukan di rute JAK.108 (Kramat Jati-Bambu Apus), JAK.37 (Cililitan-Condet), JAK.53 (Grogol-Pos Pengumben), JAK.71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti), JAK.75 (Kampung Pulo-Cililitan), JAK.78A (Benda-Penjaringan), dan JAK.93 (Jeruk Purut-Kebayoran Lama).
Transjakarta juga mengalihkan dua rute untuk layanan angkutan umum integrasi dan non BRT, yakni pengalihan rute angkutan umum integrasi di 1C (Blok M-Pesanggrahan) karena banjir 50 cm di Jalan Ciledug Raya. Lalu rute Non BRT 3E (Sentraland Cengkareng-Puri Kembangan) berhenti operasi sementara karena genangan air di Simpang Kapuk.
“Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan yang dialami oleh seluruh pelanggan. Kami menghimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan jadwal perjalanan dengan memantau perkembangan rute secara berkala,” ujar Ayu.






