Cerita WNI di Doha Hidup di Tengah Suara Dentuman Rudal

SUDAH sepekan Jamhari Hidayat mendengar suara dentuman dari kediamannya imbas serangan balasan yang dilesatkan Iran ke negara sekutu Israel dan Amerika Serikat. Warga negara Indonesia itu kini tinggal bersama keluarganya di Doha, Qatar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Jamhari bercerita setidaknya ada lima kali dentuman yang terdengar setiap harinya. Dia mengatakan posisi pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar hanya berjarak 20 kilometer dari tempat tinggalnya di pusat kota Doha.

“Kebetulan saya tinggal di apartemen di lantai 9. Jadi saya beberapa kali tiap ada suara dentuman, bisa melihat titik asap di langit,” katanya, Kamis, 5 Maret 2026.

Dia mengatakan masyarakat biasanya menerima notifikasi di gawai masing-masing dari otoritas setempat satu jam sebelum ada serangan. Pemberitahuan itu mengingatkan kepada seluruh warga untuk tetap berada di dalam rumah atau tempat aman.

Jamhari mengatakan situasinya sudah mulai kondusif, meski pemerintah Qatar masih meminta para masyarakat untuk berada di dalam rumah. Jamhari yang bekerja sebagai engineer di perusahaan semi-government sudah beberapa hari bekerja dari rumah.

Anaknya yang masih duduk di kelas 1 sekolah dasar juga sementara belajar secara daring. “Resmi diperpanjang sampai minggu depan. Jam belajarnya dimundurkan dan dipersingkat,” ucap dia.

Pria berusia 33 tahun ini sudah mempersiapkan logistik dan keperluan sehari-hari sejak perang menyasar Qatar. Dia memilih berbelanja secara daring untuk menghindari terkena dampak dari serangan tersebut. “Saya belum berani (keluar rumah). Sementara mengikuti imbauan saja untuk stay indoor,” ucap dia.

Jamhari memilih untuk berlebaran Idul Fitri di Qatar bersama keluarga kecilnya. Namun, sejumlah temannya yang berencana pulang ke Indonesia kini terhambat akibat dampak perang ini.

Dia bercerita, seorang temannya harus menjadwalkan ulang kepulangannya ke Tanah Air lantaran jalur udara masih ditutup. “Mereka yang mau berangkat pekan ini mau tidak mau refund (tiket perjalanan),” katanya.

  • Related Posts

    Menbud Dukung Museum di Sumut Jadi Ruang Budaya Inklusif & Edukatif

    Jakarta – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau Gedung Juang 45 Medan dan Museum Perkebunan Indonesia dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sumatera Utara. Agenda ini merupakan langkah Kementerian Kebudayaan untuk…

    Banjir Terjang 20 Titik di Serang, 528 Rumah Warga Terendam

    Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat sebanyak 20 titik terendam banjir akibat hujan lebat. Tercatat sebanyak 6.763 orang terdampak akibat bencana ini. Berdasarkan data BPBD Kota…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *