Aksi Maling Angkat Motor dari Gang Sempit di Serpong Viral, Polisi Selidiki

Jakarta

Dua kawanan maling sepeda motor beraksi di Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Keduanya mengambil sepeda motor milik warga dengan cara diangkat.

Aksi keduanya terekam CCTV hingga akhirnya viral di media sosial (medsos). Dilihat dari video viral, Kamis (5/3/2026), mulanya tampak seorang pria duduk di atas sepeda motor di tepi jalan.

Tak lama setelah itu, muncul pria lainnya yang mengangkat bagian depan sebuah sepeda motor sambil ditarik, keluar dari gang. Kemudian pria tersebut seperti memasukkan benda ke dalam lubang kunci sepeda motor yang diangkatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah berhasil memasukkan benda ke lubang kunci sepeda motor tersebut, pria itu lantas menyalakan dan pergi menggunakan sepeda motor tersebut bersama pria yang sudah menunggunya di tepi jalan.

Dimintai konfirmasi, Kapolsek Serpong Kompol Suhardono membenarkan aksi kedua pria tersebut adalah maling. Suhardono menjelaskan salah satu maling mengangkat sepeda motor incarannya dari sebuah kontrakan yang ada di dalam gang untuk menghindari kecurigaan warga sekitar.

“Betul (diangkat). Sampai di luar kontrakan atau di jalan, pelaku pakai (kunci) later T,” kata Suhardono saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Dia mengatakan, korban sudah membuat laporan ke polisi. Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan petugas

“Sudah buat laporan, kejadian Rabu, 4 Maret 2026 pagi, dilaporkan Kamis 5 Maret pagi. TKP kontrakan H Sohibudin Cilenggang. (Saat ini) dalam penyelidikan,” jelas dia.

Tonton juga Video Terekam CCTV, Komplotan Maling di Palembang Angkat Motor Curian

(kuf/yld)

  • Related Posts

    Bos Dell Heran Disebut Diperkaya Rp 112 M di Kasus Chromebook: Riilnya Rugi

    Jakarta – Alexander Vidi Firdaus selaku Direktur PT Dell Indonesia (Dell) mengaku tak tahu soal hitungan diperkaya Rp 112 miliar dalam pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Alex…

    OTT Bupati Pekalongan, Ahmad Luthfi: Ini Jadi Pembelajaran

    GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku sedang bersamanya ketika ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan pada Selasa, 3 Maret 2026.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *