Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Polda Sumsel Gelar BELIDA

Ogan Ilir

Polda Sumatera Selatan menggelar program Bersih Lingkungan dan ASRI (BELIDA). Polisi gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan hingga melakukan penataan drainase.

Kegiatan itu merupakan dukungan terhadap program nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan berlangsung di Terminal Timbangan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/2) dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho, didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, serta seluruh pejabat utama Polda Sumsel.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat melaksanakan kegiatan berupa pembersihan lingkungan, penataan drainase, penertiban rumput liar, serta penanganan jalan rusak atau berlubang pada titik sasaran.

“Hari ini kita menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI,” kata Irjen Sandi dalam keterangannya, Sabtu (29/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandi menjelaskan, Polda Sumsel memberi identitas lokal pada gerakan tersebut melalui ikon Belida. Kegiatan itu sudah dilaksanakan di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan.

“Di Sumatera Selatan kita memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ikan Belida yang kita jadikan ikon untuk menciptakan nuansa yang berbeda, yaitu melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dan ASRI di Sumatera Selatan, untuk mendukung program Bapak Presiden, selain itu kegiatan ini juga menunjukkan sinergitas Forkopimda baik di tingkat pimpinan provinsi maupun kabupaten, dan ini sudah dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan,” jelasnya.

Program BELIDA, kata Sandi, menyasar area-area seperti ruang publik, kawasan perkantoran, sekolah, tempat ibadah, sungai dan drainase, hingga jalan rusak atau berlubang. Kegiatan juga diarahkan pada upaya perbaikan titik-titik jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama menjelang masa mudik dan balik Lebaran.

Sandi berharap gerakan ini memberi dampak nyata, mulai dari mengurangi potensi genangan dan banjir hingga menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, daripada kita banyak mengeluh atau mengkritisi yang tidak benar, marilah kita sama-sama ciptakan zero lubang di Sumatera Selatan,” ujarnya.

(wnv/idh)

  • Related Posts

    Prabowo: Imlek Bukan Hanya Perayaan Keagamaan, tapi Momentum Kebangsaan

    Jakarta – Pemerintah menggelar puncak perayaan Imlek Festival 2026 malam ini. Dalam acara ini Presiden Prabowo Subianto,mengatakan bahwa Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, melainkan momentum persatuan bangsa. “Saya Prabowo Subianto,…

    Timteng Memanas Usai Iran Diserang AS-Israel, WNI di Riyadh Diminta Waspada

    Jakarta – KBRI di Riyadh mengeluarkan pengumuman terbaru menyusul kondisi memanas di Timur Tengah (Timteng) usai Iran diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel. Warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *