Momen Prabowo Buka Puasa Bareng Presiden MBZ dan Pimpinan PEA

Jakarta

Mengawali pertemuan bilateral, Presiden Prabowo Subianto melakukan buka puasa bersama Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) dan 6 pimpinan PEA lainnya di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi. Momen ini sekaligus menjadi sambutan dari kunjungan Prabowo.

Momen buka puasa bersama itu diunggah di Instagram Sekretariat Kabinet dan Prabowo pada Jumat (27/2/2026) dini hari. Prabowo disambut Presiden MBZ di area seperti halaman yang sekaligus menjadi tempat berbuka. Di area tersebut, tersusun sejumlah sofa dan meja dengan formasi melingkar.

Prabowo duduk bersebelahan dengan Presiden MBZ di bagian tengah. Terlihat juga para pimpinan PEA lain yang duduk hadapan kedua pemimpin negara tersebut. Mereka yakni Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri PEA, serta Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, pertemuan 7 pemimpin PEA termasuk Presiden MBZ hanya dilakukan sekali dalam setahun. Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa,” tulis keterangan di Instagram Prabowo.

Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha.

(eva/isa)

  • Related Posts

    Divonis 15 Tahun Bui, Anak Buron Riza Chalid: Saya Akan Terus Cari Keadilan

    Jakarta – Anak buron Riza Chalid, Muhamad Kerry Adrianto Riza divonis 15 tahun penjara di kasus korupsi tata kelola minyak mentah. Kerry mengatakan banyak fakta sidang yang tak dimasukkan dalam…

    PDIP Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India Dibatalkan: Tidak Transparan

    Jakarta – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDIP Komisi VI DPR, Mufti Anam, menyayangkan impor 105 ribu unit pikap dari India. Mufti Anam meminta proses impor pikap tersebut dibatalkan lantaran dinilai…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *