PRESIDEN Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian perjalanan dinasnya ke Uni Emirat Arab pada Rabu, 25 Februari 2026. Prabowo berangkat ke Abu Dhabi, ibu kota UEA, setelah menyelesaikan lawatan di Amman, Yordania.
Menurut keterangan Sekretariat Presiden, pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Bandar Udara Presidential Flight, Abu Dhabi pada Rabu sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Kedatangan Prabowo disambut pasukan jajar kehormatan yang berdiri di sisi landasan.
Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo disambut oleh Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al Mazrouei, Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha, Duta Besar UEA untuk RI Abdulla Salem Obaid Salem Al-Daheri, dan Atase Pertahanan KBRI Abu Dhabi Brigjen Tony Aris Setiawan.
Dari Bandar Udara Presidential Flight, Presiden Prabowo dan rombongan langsung menuju hotel tempat mereka bermalam selama di Abu Dhabi. Dalam kunjungan kerja kali ini, Presiden Prabowo diagendakan untuk bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
Sebelum UEA, Prabowo telah lebih dulu mengunjungi sejumlah negara dalam sepuluh hari terakhir. Rangkaian perjalanan kerja kali ini dimulai saat Prabowo berangkat ke Amerika Serikat dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin pekan lalu, 16 Februari 2026.
Di Washington, Prabowo menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menandatangani perjanjian dagang dalam pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump.
Dari Negeri Abang Sam, Prabowo melanjutkan perjalanan ke London, Inggris. Prabowo menyaksikan penekenan kerja sama antara Badan Pengelola Investasi Danantara dengan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited, di ibu kota Britania Raya tersebut.
Prabowo lalu menemui Raja Yordania Abdullah II setelah dari Inggris. Prabowo, yang bersahabat dengan Abdullah II sejak lama, menemui sang Sultan di Amman, ibu kota Yordania.
Dalam pertemuan dengan Abdullah II, Prabowo mendorong tercapainya perdamaian di Palestina. Menurut Prabowo, solusi dua negara dengan Palestina yang berdiri merdeka merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan.






