Jakarta –
Polisi mengungkap pengemudi mobil Toyota Calya hitam berinisial HM (25) berkendara secara ugal-ugalan dengan melawan arah hingga menabrak-nabrak sejumlah kendaraan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus), hendak liburan ke Ancol. Kepada penyidik, pengemudi mengaku berangkat dari Karawang.
“Katanya dari Karawang mau jalan-jalan ke Ancol,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, Kamis (26/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komarudin mengatakan pengemudi berkendara bersama seorang penumpang wanita. Saat ini, penanganan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) terkait dengan hal-hal di luar lalu lintas.
“Sampai semalam sudah kita interogasi. Yang bersangkutan (penumpang) tidak membawa identitas sama sekali. KTP tidak ada dan lain sebagainya. Ini yang, makanya kami limpahkan ke Reskrim,” imbuhnya.
2 Orang Luka
Sebelumnya, sebanyak dua orang luka-luka akibat mobil Toyota Calya hitam berkendara secara ugal-ugalan melawan arah hingga menabraki sejumlah kendaraan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus). Kedua korban mengalami luka ringan.
“Sementara sih yang semalam kita deteksi ada dua. Tapi dua-duanya sudah kembali ya, sudah pulang, luka ringan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin.
Selain korban luka, terdapat juga kerugian materiil. Komarudin mengatakan sejumlah kendaraan rusak akibat aksi ugal-ugalan mobil tersebut.
“Kalau kerugian materiil, ada beberapa kendaraan yang memang kita lihat juga di kamera itu cukup banyak ya,” bebernya.
Polisi mengungkap pengemudi HM menggunakan pelat nomor palsu. HM juga tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).
“Nopol palsu yang dikemudikan pelaku D-1640-AHB, terpasang di kendaraan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin), kendaraan tersebut teregistrasi dengan pelat nomor B-2932-BZF.
“STNK apa pun tidak ada, SIM tidak punya,” katanya.
(rdh/dek)






