Maling Tabung Gas di Jogja Babak Belur Diamuk Massa Pakai Stik Golf

Jakarta

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian tabung gas elpiji 3 kg atau gas melon yang dipergoki warga viral di media sosial. Pelaku menjadi bulan-bulanan massa saat ketahuan menggondol dua tabung gas.

Dilansir detikJogja, Senin (23/2/2026), dalam video yang beredar tampak seorang warga tengah mengintai aksi seorang maling gas melon. Saat maling tersebut hendak kabur membawa dua tabung gas, warga tersebut langsung menghantamkan stik golf yang dibawanya ke maling tersebut.

Mendapat hantaman itu, maling yang tampak mengenakan topi dan jaket tersebut langsung lari meninggalkan dua tabung gas yang digenggamnya. Namun saat hendak kabur, para warga sudah siap mengepungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dimintai konfirmasi, Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo pun membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban Pardiyo (59) daerah Suryowijayan, Mantrijeron, Kota Jogja.

Dari keterangan korban, kata Anton, korban sudah merasa diintai oleh seseorang yang lalu lalang dengan sepeda motor sejak Sabtu (21/2) malam sekitar pukul 23.30 di sekitar rumahnya. Korban yang sebelumnya juga pernah kehilangan tabung gas pun melapor ke warga.

“Berdasarkan kejadian sebelumnya di mana korban kehilangan tabung gas elpiji 3 kg, korban memberitahu warga bahwa ada orang mencurigakan. Korban berkoordinasi dengan warga untuk memantau sekitar jalan, sedangkan korban memantau area semak dekat rumah namun tidak ditemukan,” katanya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/whn)

  • Related Posts

    Motor RX King Terbakar Usai Tabrak Ambulans di Bogor, Pengendara Kabur

    Bogor – Sebuah motor berjenis Yamaha RX-King terbakar di Lingkar Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Motor tersebut terbakar usai menabrak ambulans. “Objek terbakar satu unit motor RX-King, sumber…

    Heboh DS Alumni LPDP: Kata Wamen Stella hingga Anggota Parlemen

    Jakarta – Publik di Tanah Air dihebohkan dengan video viral seorang perempuan berinisial DS, alumni LPDP, yang menyebut ‘cukup saya WNI, anak jangan’ di media sosial. Pernyataan tersebut menuai polemik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *